Tren IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan - Sentimen Transaksi Berjalan

NERACA

Jakarta – Mengakhiri perdagangan Kamis (8/11) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup kembali menguat seiring dengan harapan positif atas angka transaksi berjalan. IHSG BEI ditutup menguat sebesar 36,92 poin atau 0,62% menjadi 5.976,80, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,44 poin atau 0,79% menjadi 955,36.

Kata Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, IHSG melanjutkan penguatan di tengah penantian terhadap data transaksi berjalan Indonesia.”Investor optimistis angka transaksi berjalan membaik sehingga membuka momentum penguatan bagi pasar keuangan, termasuk saham di dalam negeri," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, investor juga optimistis terhadap data penjualan kendaraan roda dua akan meningkat, dapat menjadi salah satu faktor bahwa konsumsi di dalam negeri masih baik. Sementara analis senior CSA Research Institute, Reza Priyambada menambahkan, masih bertahannya investor asing dalam melakukan aksi belinya membuat laju IHSG kembali bergerak di area positif.”Meski beberapa saham berkapitalisasi besar mulai berkurang penguatannya, namun tidak menyurutkan IHSG untuk tetap bergerak di area positif," katanya.

Sementara itu frekuensi perdagangan saham kemarin tercatat sebanyak 443.256 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,73 miliar lembar saham senilai Rp9,27 triliun. Sebanyak 231 saham naik, 164 saham menurun, dan 122 saham tidak bergerak nilainya. Bursa regional, di antaranya indeks nikkei ditutup menguat 401,11 poin (1,82%) ke 22.486,92, indeks Hang Seng menguat 80,03 poin (0,31%) ke 26.227,72, dan indeks Strait Times menguat 27,88 poin (0,91%) ke posisi 3.093,24.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka menguat 32,44 poin atau 0,55% menjadi 5.972,32. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 8,08 poin atau 0,85% menjadi 956,00. Kepala Riset valbury Sekuritas, Alfiansyah mengatakan, IHSG kembali ke area positif yang didorong oleh sentimen dari dalam negeri yang cukup baik sehingga mendorong dana asing mengalir masuk ke dalam negeri.”Investor asing mulai melakukan aksi beli dalam beberapa hari terakhir ini sehingga turut membantu menopang pergerakan IHSG," jelasnya.

Dia menambahkan sentimen positif lainnya yakni cadangan devisa Indonesia yang mengalami kenaikan menjadi US$ 115,2 miliar jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya sebesar US$ 114,8 miliar.”Cadangan devisa itu cukup memadai dalam mendukung keyakinan investor terhadap ekonomi dommestik," katanya.

BERITA TERKAIT

Sikapi Tren Gagal Bayar - OJK Review Kembali Pemeringkat Obligasi

NERACA Jakarta – Banyaknya penerbitan obligasi korporasi yang gagal bayar, membuat reaksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk turun tangan dan…

Laju IHSG Belum Beranjak dari Zona Merah

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan Selasa (11/12), indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tertahan di…

Ramaikan Harbolnas - Bukalapak Targetkan Transaksi Rp 1,6 Triliun

NERACA Jakarta - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Industri di Papua Berpeluang Go Public

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jayapura berupaya mendorong pelaku industri di Papua untuk mengakses permodalan dari pasar modal untuk…

Restrukturisasi TAXI Disetujui Investor

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang obligasi (RUPO) PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI), para pemegang obligasi akhirnya menyetujui paket restrukturisasi…

Bidik Generasi Milenial - Chubb Life Luncurkan Platform Digital

NERACA Jakarta – Penetrasi pasar asuransi di Indonesia, PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life) meluncurkan platform online bernama Chubb…