Go-Jek Lebih Dari Sekedar Alat Transportasi - Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Sukses dan maju bersama para mitranya menjadi prinsip besar Go-Jek sebagai platform on-demand terdepan di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan Go-Jek dengan terus memberdayakan para pelaku usaha mikro yang diikuti oleh mitra driver di Jakarta. Lewat kegiatan ini, Go-Jek berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup mitranya dengan memberikan pelatihan pengembangan skill dan pengetahuan tambahan.

Michael Say VP Corporate Affairs Go-Jek dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, pihaknya mendukung semangat kewirausahaan di Indonesia, aspirasi perseroan adalah untuk terus memberikan peluang bagi siapapun yang ada di dalam ekosistem Go-Jek. “Pada tahun 2015, kami meluncurkan aplikasi Go-Jek dan sejak itu kami telah membuktikan bahwa ojek dapat memiliki peran lebih dari sekedar alat transportasi,”ujarnya.

Disampaikannya, sesuai misi Go-Jek untuk memberikan dampak sosial seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia, pada hal ini khususnya mitra Go-Jek. Dimana mereka yang awalnya tidak bisa mendapatkan penghasilan, sekarang mampu menafkahi keluarga mereka. Pelatihan kewirausahaan yang di inisiasikan Go-Jek ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan hidup mitra driver. Selain itu, lanjut Michael, perseroan juga berharap semakin banyak pelaku usaha mikor kecil dan menengah (UMKM) baru yang memberi dampak nyata bagi ekonomi di Indonesia.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan riset independen yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI), Go-Jek telah berkontribusi Rp 9,9 triliun per-tahun ke dalam perekonomian Indonesia melalui penghasilan mitra driver dan UMKM yang bergabung dalam ekosistem Go-Jek. Selain itu, 90% mitra driver merasa kualitas hidupnya lebih baik setelah bergabung dengan Go-Jek.

Lebih lanjut Michael menyebutkan bahwa dengan meningkatnya skill dan pengetahuan mitra driver, akan timbul manfaat yang luas tidak hanya bagi mitra tapi juga kepada banyak pihak. “Kegiatan pelatihan yang kedepannya akan kami sebut sebagai Bengkel Belajar Mitra ini menjadi wadah bagi inisiatif Go-Jek dalam menaik kelaskan mitra kami. Bentuk maupun topiknya akan kami sesuaikan dengan kebutuhan mereka. Kali ini kami muncul dengan topik wirausaha dan nanti akan ada topik-topik menarik lainnya. Semoga kegiatan ini dapat membantu mitra mendapatkan manfaat lebih dari penghasilan, salah satunya dengan mulai berwirausaha. Sehingga pada akhirnya mitra bisa lebih sejahtera,”kata Michael.

Membaca Peluang Usaha

Bengkel Belajar Mitra dengan topik pelatihan wirausaha ini dipandu oleh Sonny Arca Adriyanto, pemilik Martabak Orins yang berbagi pengalaman mengembangkan UMKM dengan memanfaatkan ekosistem Go-Jek. Sonny mengajak mitra driver Go-Jek untuk belajar melihat dan membaca peluang ketika mereka sedang bekerja.”Sembari menjalankan orderan Go-Food misalnya, Bapak dan Ibu bisa melakukan pengamatan sederhana tentang hal-hal apa saja yang membuat suatu tempat makan ramai dan diminati masyarakat. Lalu setelah itu, Bapak dan Ibu bisa mempraktekkannya sendiri dengan beberapa penyesuaian,” ujar Sonny menjelaskan.

Sonny juga menambahkan, pentingnya keberanian untuk memulai usaha. Disampaikannya, kesempatan mitra Go-Jek sebagai orang yang sudah terbiasa mengamati dan bahkan terlibat pada pola orderan melalui Go-Food sangatlah berharga. Dimana kesempatan tersebut harus dimaksimalkan dengan cara mencoba langsung, harus berani learning by doing.

Menurut Andika Susilo (32), mitra driver yang telah bergabung dengan Go-Jek sejak tiga tahun lalu merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan. Mitra yang sedang merintis usaha kuliner bersama istrinya ini telah mendaftarkan usahanya sebagai merchant Go-Food sejak tiga bulan lalu.”Bandeng Presto Sambel Ulek Bu Sri merupakan usaha yang saya lakukan bersama istri. Saya ingin agar kita bersama-sama memanfaatkan peluang yang ada di ekosistem Go-Jek. Kami sangat merasakan dukungan Go-Jek lewat pelatihan ini. Harapannya pelatihan ini tidak berhenti di sini dan kami bisa mengembangkan usaha kami melalui Go-Food,” kata Andika.

BERITA TERKAIT

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI

Rai Mantra Raih Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha Dari Presiden RI  NERACA Jakarta - Keberhasilan Pemerintah Kota…

Tahun Depan, Pefindo Gelar Rights Issue 15%

Lembaga rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) akan melakukan penerbitan saham baru (rights issue) sebanyak 15% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan…

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market

20 Persen Ponsel di Indonesia Dibeli dari Black Market NERACA Jakarta - Sekitar 20 persen dari ponsel pintar yang beredar…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tangani Bencana Kekeringan Air - ACT Distribusikan 50 Ribu Liter Air Bersih di Gunungkidul

Air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia untuk keberlangsungan hidup dan bayangkan bila kehidupan manusia tanpa air tentunya menjadi bencana alam…

Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat - AXA Gelar Program CSR Yakin Kita Bisa di Empat Kota

Menunjukkan eksistensinya yang tidak hanya sekedar berbicara bisnis semata, AXA Indonesia menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social…

Peringati Hari Lingkungan Hidup - Astra Gelar Festival Kampung Berseri di Pulau Pramuka

Kegigihan dan kepedulian Mahariah, seorang guru madrasah ibtidaiah yang menginisiasi penyelamatan lingkungan bagi penduduk Pulau Pramuka memberikan inspirasi bagi masyarakat,…