Trada Alam Bukukan Laba US$ 6,65 Juta

PT Trada Alam Minera (TRAM) pada kinerja kuartal III-2018 mencatatkan kenaikan tajam pada pertumbuhan pendapatan. Dengan begitu, perusahaan perkapalan ini berhasil mencetak laba setelah setahun lalu merugi. Dalam laporan keuangan yang dirilis kemarin, Trada Alam Minera mengumpulkan pendapatan US$ 173,27 juta. Angka ini naik 962% dari perolehan pendapatan US$ 16,13 juta pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kenaikan pendapatan mendorong perusahaan mengantongi laba US$ 6,65 juta. Kinerja perusahaan berbalik menguat setelah pada September tahun lalu merugi US$ 7,81 juta. Dengan kenaikan pendapatan, TRAM masih bisa mengendalikan beban yang membengkak 12 kali lipat menjadi US$ 142,36 juta, dari sebelumnya US$ 10,56 juta.

Jika tahun lalu pendapatan TRAM disumbang dari penyewaan dan pengoperasian kapal sebesar US$ 16,06 juta, pada tahun ini, pendapatan paling banyak disumbangkan oleh penjualan batubara dan pertambangansebesar US$ 115,31 juta dan US$ 40,37 juta. Sedangkan untuk bisnis penyewaan kapal dan pengoperasian kapal pada kuartal III-2018 hanya naik tipis 3,17% menjadi 16,57 US$ juta. Total aset, liabilitas dan ekuitas TRAM pada kuartal III-2018 berkurang sebanyak 29,49% dari US$ 835,66 juta dari periode sebelumnya menjadi sebesar US$ 589,66 juta.

BERITA TERKAIT

Bayan Bukukan Laba Bersih Turun 30,85%

NERACA Jakarta – Positifnya harga batu bara di pasar belum memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN).…

MABA Masih Bukukan Rugi Rp50,64 Miliar

NERACA Jakarta – Perfomance kinerja keuangan emiten properti dan hotel, PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) masih membukukan raport merah.…

Investasikan Dana US$ 8 Juta - Pelita Samudera Beli Satu Kapal Kargo MV

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di sektor logistik, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah merampungkan transaksi pembelian satu…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…