Bank Sampah Berbasis Masyarakat Untuk Sanitasi dan Air Bersih - Wujudkan Peningkatan Kualitas Hidup

Permasalahan pengelohan sampah masih menjadi masalah klasik yang belum terselesaikan dan hanya akan menjadi bom waktu yang siap memberikan dampaknya terhadap masalah sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, penanganan masalah sampah dan khususnya pengolahannya perlu kerjasama semua pihak dan dilakukan secara kesinambungan. Apalagi, kondisi ini diperburuk akan tingkat kesadaran masyarakat akan membuang sampah masih rendah.

Berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan dan permasalahan sampah, Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas baru-baru ini memperkenalkan program bank sampah berbasis masyarakat di desa Mlirip Rowo, Sidoarjo Jawa Timur. Program ini menegaskan kembali komitmen APP Sinar Mas untuk mendukung program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang diusung pemerintah Indonesia.”Sejak awal berdirinya, APP Sinar Mas sebagai salah satu pilar usaha Sinar Mas berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Inilah mengapa kami terpanggil untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah operasi kami dalam mengatasi tantangan mendasar terkait keterbatasan sanitasi dan air bersih,”kata Direktur Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas, Elim Sritaba di Jakarta, kemarin.

Sejalan dengan pendekatan PAMSIMAS, program bank sampah di Mlirip Rowo, Sidoarjo melibatkan pengurus dan pemilah sampah yang berasal dari masyarakat desa. Mulai beroperasi sejak Agustus 2018, inisiatif yang juga bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) ini menjadi wujud kehadiran APP Sinar Mas, melalui salah satu pabriknyaTjiwi Kimia, yang senantiasa tumbuh bersama komunitas di dalam dan sekitar wilayah operasinya.

Nantinya melalui program bank sampah, masyarakat sekitar kini dapat mengelola sampah di lingkungannya dengan baik dan untuk kemudian dijual. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat pun meningkat. Program CSR Tjiwi Kimia di bidang penyediaan sanitasi dan air bersih sendiri telah berjalan dari tahun 2011. Melengkapi program bank sampah yang diluncurkan tahun ini, terdapat pula 150 komposter yang ditempatkan di titik-titik yang disepakati bersama masyarakat. Komposter ini berguna untuk menampung dan mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik, untuk kemudian dimanfaatkan kembali oleh masyarakat di lahan pertaniannya.

Ke depannya, kata Elim, perseroan berencana mengembangkan lagi kelompok bank sampah ke unit usaha lain, seperti pengolahan pupuk organik dan pembuatan kerajinan tangan dari bahan bekas. Selain itu, perseroan juga akan memfasilitasi kelompok bank sampah untuk menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah setempat untuk memperluas jangkauannya. APP Sinar Mas melalui Tjiwi Kimia juga telah berkontribusi meningkatkan akses sanitasi rumah tangga untuk1.233 keluargadi desa-desa terdekat sekitar pabrik dengan partisipasi aktif masyarakat.

Pendampingan Masyarakat

Hingga Desember 2017, Tjiwi Kimia bekerja sama denganHabitat for Humanitytelah membangun 79 dari 119 WC pribadi yang direncanakan. Terdapat pula instalasi pengelolaan air limbah sederhana untuk menetralisir air limbah rumah tangga sebelum dibuang ke drainase sepanjang 1,3 km, yang juga telah dibangun oleh perusahaan.Tak hanya itu, keduanya juga telah menjalankan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga bagi 250 warga dan pelatihan pola hidup bersih dan sehat bagi 175 warga, serta menanamkan kesadaran tersebut sejak dini pada 55 siswa SD setempat dengan metode kreatif seperti permainan ular tangga.

Salah satu penerima manfaat sekaligus peserta aktif program di atas adalahPakSungkono, Ketua RT 12 RW 6 Dusun Ngasem, Sidoarjo. “Sebelum masuknya program sanitasi oleh Tjiwi Kimia dan Habitat, keluarga saya dan warga lainnya tidak memiliki WC atau tempat pengelolaan sampah. Jadi, kami biasanya buang air besar, ataupun buang sampah, di sungai atau di sekitar rumah. Kalau hujan, kotoran-kotoran ini jadi menggenang dan menyebabkan penyakit,” paparnya.

Namun, dirinya bersyukur sekarang sudah memiliki WC sendiri, begitu pula tempat pengelolaan sampah yang lebih baik, sehingga dirinya dan keluarga bisa hidup lebih sehat. Selain Tjiwi Kimia, pabrik APP Sinar Mas lainnya, yakni PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry di Jambi, pun turut tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasinya lewat penyediaan air bersih.”Dulu, kualitas air tanah dan sungai sekitar desa sangat buruk, karena bersifat asam atau asin dan mengandung logam besi di atas batas wajar. Kalau mau air bersih, kami dan anak-anak kami harus berjalan jauh ke sumber air lain, sehingga kegiatan belajar dan bermain anak juga terganggu,” paparIbu Nurbaiti, salah satu warga setempat.

Namun, sejak bergabungnya APP Sinar Mas ke dalam UN CEO Water Mandate di tahun 2011, Lontar Papyrus telah membantu menyediakan 6 buah sumur bor sedalam 20 m yang terpipanisasi ke rumah warga. Inisiatif ini telah membawa manfaat bagi 84 keluarga di tiga RT, yang difasilitasi perusahaan untuk turut berswadaya mengelola air bersih yang dihasilkan. Selain itu, perusahaan juga menyediakan program air minum isi ulang dengan biaya Rp25 juta per mesin.“Warga sangat terbantu oleh program CSR Lontar Papyrus karena bisa mendapat air bersih dengan lebih mudah sehingga hidup lebih sehat,” lanjutNurbaiti, yang kini juga menjadi pengurus program tersebut dari sisi masyarakat.

BERITA TERKAIT

Depok Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Depok Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Sampah NERACA Depok - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Ety…

Masyarakat Diimbau Tidak Beli Produk Otomotif Palsu

Masyarakat Diimbau Tidak Beli Produk Otomotif Palsu NERACA Jakarta - Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) mengimbau pada masyarakat agar tidak…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Produktivitas UMKM - XL Beri Pelatihan Literasi Digital di Lombok Tengah

Dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan meningkatkan perekonomian nelayan di…

Program CSR Bukan Hal Mudah Bagi Perusahaan

Dewasa ini kerap digelar acara pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai telah menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate…

Tingkatkan Daya Saing UKM Manufaktur - YDBA Ajak Binaannya Kunjungi GS Battery di Semarang

Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai best practice pengembangan bisnis di bidang manufaktur, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengajak 42 usaha…