Pariwisata NTB Kian Pikat Masyarakat Singapura

Program sales mission Nusa Tenggara Barat (NTB) di Singapura disambut puluhan buyers potensial yang langsung menyerbu 11 industri pariwisata asal NTB dan mencari informasi mengenai destinasi yang menarik. "Ini luar biasa. Bahkan semua berebut untuk menjadi yang pertama dalam menggali informasi tentang pariwisata NTB. Ini merupakan indikator kepercayaan publik tentang pariwisata NTB," kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S. Thaib dikutip dari CNN Indonesia.com.

Dia mengatakan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu sepertinya tidak mempengaruhi para buyers, dan yakin NTB sudah aman saat melihat video testimoni para wisatawan yang berlibur di sana."Kalau kita yang bicara mungkin para buyers ini tidak percaya. Makanya kita tampilkan video testimoni itu. Ini wisatawan yang berwisata ke NTB yang berbicara," katanya.

NTB Bangkit

Hal ini pun diamini oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Lalu Muhammad Faozal. Ia mengatakan pariwisata NTB sedang bangkit sehingga pihaknya sangat antusias mengikuti program sales mission yang diadakan Kemenpar."Promosi gencar jelas diperlukan. Jangankan NTB, Bali saja yang sudah sangat mendunia terus melakukan promosi sebagai bentuk penguatan pariwisatanya. Saat ini buyers masih meraba-raba. Nah, tugas kita semua yang meyakinkan mereka," tega Faozal.

Tidak lupa, Faozal pun menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen kuat Kemenpar dalam membantu pemulihan pariwisata NTB. "Bahkan di pameran ITB Asia lalu, NTB bangkit menjadi tagline utamanya. Padahal ITB Asia merupakan pameran pariwisata terbesar di Asia. Terima kasih atas dukungan dan komitmen kuat dari Kemenpar," ungkap Faozal.

Dalam kesempatan terpisah, Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Iyung Masruroh mengatakan bahwa Kemenpar akan terus melakukan berbagai terobosan bagi pemulihan pariwisata NTB. "Ini merupakan salah satu langkah awal untuk kembali mengangkat pariwisata NTB. Masih banyak terobosan yang akan kita lakukan. Golnya mengembalikan kejayaan pariwisata NTB," tutur Iyung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menyambut baik pelaksanaan misi tersebut. Menurutnya, promosi masif akan membuat pariwisata di NTB cepat pulih. Ia bahkan telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Pariwisata tentang Tim Kerja Pemulihan Destinasi dan Promosi Pariwisata Pasca Gempa Lombok guna memulihkan pariwisata di wilayah tersebut.

"Kemenpar telah menyusun program Lombok Bangkit yang merupakan strategi pemulihan pariwisata NTB, khususnya Lombok. Caranya, mengintensifkan promosi dengan strategi Branding, Advertising, Selling (BAS) di destinasi yang tidak terdampak, serta menginformasikan secara akurat kondisi dan situasi terkini kepada publik dan media," katanya.

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…

Tekanan Makin Berat, Ekonomi Kian Melambat

Oleh: Djony Edward Sepanjang bulan Mei 2019 banyak sekali kabar buruk yang melanda ekonomi kita, setidaknya ada 9 indikator makro…

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Komposisi Pansel Calon Pimpinan KPK

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Komposisi Pansel Calon Pimpinan KPK NERACA Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menolak komposisi Pansel…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Objek Wisata Sejarah di Peneleh yang Terabaikan

Peneleh merupakan salah satu kampung kuno di Surabaya yang sudah berusia ratusan tahun. Kampung ini menjadi saksi perjalanan Surabaya, bahkan…

Masjid Kesultanan Ternate Jadi Tujuan Wisatawan pada Ramadan

Masjid Kesultanan Ternate menjadi tujuan utama bagi wisatawan saat berkunjung di wilayah di Maluku Utara (Malut) pada Bulan Suci Ramadan.…

Menelusuri Sejarah Kampung Deret di Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Kampung Deret, di Jalan Tanah Tinggi I, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5), untuk…