Pertumbuhan Pariwisata Indonesia Terbesar di Asean

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pertumbuhan pariwisata Indonesia saat ini sudah go digital dan bisa mengalahkan Thailand juga Malaysia. Konsep digital yang dibawa Kemenpar ini menjadi inspirasi bagi milenial untuk terjun ke dunia pariwisata. Pernyataan itu disampaikan Arief saat berada di Ideafest 2018 yang berlokasi di Jakarta Convention Center (JCC).

"Presiden sudah menyampaikan jika pertumbuhan pariwisata Indonesia merupakan salah satu sektor tertinggi. Ini diperkuat dengan laporan The World Travel and Tourism Council (WTTC) mengenai negara dengan pertumbuhan pariwisata terbesar. Indonesia ada di peringkat 9 dunia, nomor 3 Asia dan nomor 1 di Asean yang artinya di atas negara di Asia Tenggara lainnya," ungkap Arief, dikutip dari CNN Indonesia.com.

Arief mengatakan bahwa semakin hari, persaingan akan semakin ketat. Oleh karenanya, semua pihak harus meningkatkan kapasitasnya masing-masing."Kita harus terus bergerak dan melahirkan inovasi baru karena pada persaingan nanti, yang muncul bukan yang besar mengalahkan yang kecil. Tetapi, yang cepat akan mengalahkan yang lambat," lanjut Arief.

Pada kesempatan yang sama, Arief tak lupa untuk memberikan pesannya pada peserta Ideafest 2018 agar bisa meraih hasil yang maksimal dari apa yang diinginkan. "Pertama, kenali dunia. Dengan mengenai dirimu, maka akan memenangi peperangan. Lalu, tidak boleh tumbuh lebih rendah dari market karena jika tumbuh lebih rendah dari market, berarti sedang menuju kehancuran. Kemudian, kenali juga musuhmu," katanya.

Dia menuturkan harus ada musuh atau pesaing untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan mutu pelayanan. Lebih lanjut kata Arief, pariwisata di Indonesia memiliki pesaing yakni Malaysia danThailand.

"Di sektor pariwisata, ada ekonomi kreatif. Makanya ekonomi kreatif juga termasuk dalam sektor unggulan. Dan baru pertama kalinya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi unggulan. Inilah kabar baiknya," katanya.

BERITA TERKAIT

Tunda Bagikan Dividen - BSDE Patok Pertumbuhan Konservatif

NERACA Tangerang– Meskipun ada keyakinan bisnis properti tahun ini masih tumbuh positif, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih mematok…

Genjot Pertumbuhan DPK, BTN Siap Kelola Dana IKAL

Pacu pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus perluas kerjasama dengan berbagai instansi. Teranyar, perseroan…

Pacu Pertumbuhan Bisnis - META Terbuka Akuisisi Ruas Tol Dalam Kota

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis di jalan tol, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) membuka diri untuk mengakuisisi beberapa ruas…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Objek Wisata Sejarah di Peneleh yang Terabaikan

Peneleh merupakan salah satu kampung kuno di Surabaya yang sudah berusia ratusan tahun. Kampung ini menjadi saksi perjalanan Surabaya, bahkan…

Masjid Kesultanan Ternate Jadi Tujuan Wisatawan pada Ramadan

Masjid Kesultanan Ternate menjadi tujuan utama bagi wisatawan saat berkunjung di wilayah di Maluku Utara (Malut) pada Bulan Suci Ramadan.…

Menelusuri Sejarah Kampung Deret di Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Kampung Deret, di Jalan Tanah Tinggi I, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5), untuk…