Kunci Kesuksesan Daihatsu Indonesia

Neraca.Astra Daihatsu Motor kini menempati posisi nomor dua sebagai APM terbesar di Indonesia. Namun kesuksesan itu tidak didapat dengan mudah, jatuh-bangun dan pahit-manis sudah dirasakan Daihatsu sejak meluncurkan mobil kompak pertama kali pada 1962.

Presiden Direktur PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman MR mengatakan ADM telah melalui masa-masa sulit seperti pada krisis ekonomi 1998. Penjualan produksi ADM menurun drastis dan tingkat daya beli masyarakat menurun, mengingat tahun itu Indonesia mengalami krisis ekonomi pasca lengser Mantan Presiden RI Soeharto.

Kemudian, masa keemasan itu terjadi dengan kerjasama patungan Toyota dan Daihatsu pada 2004 yang melahirkan mobil rakyat Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, dua kendaraan yang cocok dengan iklim dan kondisi di Indonesia. Saat ini ADM juga mengekspor mobil ke luar negeri seperti Asia Tengah, Jepang, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan.

”Saat ini pangsa pasar ADM di Indonesia sebesar 15.6 persen dan ADM juga mengekspor beberapa mobil ke luar negeri. Hal itu berarti mobil-mobil ADM memiliki kualitas tinggi dan diterima pasar global,” katanya.

Kunci kesuksesan Daihatsu antara lain memproduksi mobil kompak karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang membutuhkan mobil keluarga dan irit. "Kami (ADM) tidak bermain di luar mobil kompak, karena itu policy-nya," kata Marketing Director ADM Amelia Tjandra

Kedua, ADM memiliki kekuatan jaringan dan distribusi yang luas di Indonesia. Hal itu terlihat dari jumlah Showroom ADM sebanyak 181, bengkel resmi sebanyak 146 dan toko suku cadang sebanyak 2.871. Ketiga, ADM selalu menanamkan investasi yang besar untuk perkembangan Daihatsu di Indonesia seperti pengenalan produk baru, pembangunan pabrik di Karawang, penambahan outlet dan dll.

"Kami berpikir pelanggan kami yang membeli mobil sekarang tidak perlu khawatir karena ADM memiliki suku cadang mobilnya hingga sepuluh tahun ke depan. Pada 2004, ADM hanya memiliki outlet sebanyak 147 unit dan ADM menargetkan outlet sebanyak 211 pada 2014," kata Chief Executive Officer PT. Astra Internasional tbk - Daihatsu Sales Operation Suparno Djasmin.

Strategi Daihatsu tahun 2012

PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) memiliki strategi jitu untuk melalui tahun penjualan 2012. Saat ini ADM bertengger di posisi dua sebagai produsen otomotif terbesar di dunia dengan pangsa pasar tahun lalu sebesar 15.6 persen, Toyota sebesar 34.7 persen dan Mitsubishi sebesar 15.0 persen.

Chief Executive Officer PT. Astra Internasional tbk - Daihatsu Sales Operation Suparno Djasmin mengatakan Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai pasar otomotif, terlihat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus maju pesat, jumlah populasi yang besar dan tingkat daya saing yang tinggi.

"Pasar otomotif Indonesia naik rata-rata 14.4 persen selama delapan tahun terakhir dan Indonesia berhasil melampaui Thailand sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara," katanya.

Nantinya, ADM optimis mampu memproduksi 440 ribu unit setiap tahunnya karena ditunjang dengan pengoperasian pabrik Daihatsu di kawasan industri Surya Cipta Karawang pada Oktober 2012. Tahun lalu, ADM berhasil memproduksi 330 ribu unit.

Tak hanya itu ADM akan memberikan layanan-layanan terpadu kepada pelanggan seperti paket kredit dengan uang muka rendah dan cicilan ringan serta perbaikan kendaraan dalam waktu cepat karena pada umumnya pelanggan Daihatsu adalah pemilik mobil tunggal dan tidak ingin meninggalkan mobilnya terlalu lama di bengkel. "Kami akan melakukan servis cepat selama sejam dan servis body repair paling lama selama 8 jam," katanya.

Related posts