Apartemen Daan Mogot City Lakukan Topping Off Tahap 1 - Tepati Janji

Apartemen Daan Mogot City Lakukan Topping Off Tahap 1

Tepati Janji

NERACA

Jakarta - Kondisi ekonomi yang lesu rupanya tidak otomatis membuat semua pengembang kehabisan energi dalam membangun proyek properti. Nyatanya, ada pengembang yang justru berlari kencang menuntaskan pembangunan proyeknya sesuai jadwal bahkan lebih cepat dari rencana awal yang dijanjikan kepada peminatnya.

Salah satu proyek dengan komitmen tersebut adalah proyek Daan Mogot City (Damoci), atau proyek superblok yang dikembangkan oleh China Communication Construction Group (CCCG) yang merupakan perusahaan BUMN milik pemerintah China lewat anak perusahaannya yang bernama PT China Harbour Jakarta Real Estate Development kini telah memasuki tahap topping off tahap 1A untuk Empat tower sekaligus yaitu tower Albatross, Bluejay, Canary dan Dove.

CEO Daan Mogot City, Shen Chao menjelaskan, sebagai bukti komitmen Daan Mogot City terhadap pasar Indonesia, Daan Mogot City pun telah melakukan topping off secara tepat waktu. Setelah groundbreaking pada bulan April 2017, hanya dalam waktu 18 bulan, Damoci telah mencapai tahap topping off untuk empat tower sekaligus.

“Dengan ini, kami berharap dapat menepati janji kami berikutnya, yaitu handover pada bulan Maret 2020 dan memberikan tempat tinggal baru kepada keluarga Damoci,” tambah dia, Minggu (28/10).

Sementara itu, General Manager Sales & Marketing Department Damoci, Billy Tanutama mengatakan, saat ini sudah lebih dari 50% unit atau sekitar 1.400 unit yang terjual dan terbagi menjadi tipe studio, premium studio, 2-bedroom dan 3-bedroom.

"Nantinya keluarga Damoci bisa menikmati hunian terintegrasi dengan fasilitas yang lengkap dimulai dari dua sekolah berstandar internasional dan nasional plus, shopping arcade, swimming pool, fitness center, klinik kesehatan, basketball court serta sky lounge yang akan dibangun dilahan seluas 16 hektar, dimana tahap pertama terdiri dari 4 hektar," ujar Billy.

Mengenai prospek properti di Indonesia, lanjut Billy, prospek properti sudah mulai terbangun dan prospeknya sangat luar biasa dimana infrastruktur menjadi acuan mendasar seperti infrastruktur transportasi sudah memadai dan Indonesia sudah menuju ke tahap tersebut.”Kita melihat dimana infrastruktur terjadi dengan baik maka perkembangan ekonomi akan meningkat. Dengan kata lain perekonomian Indonesia bagus sehingga prospek properti menjadi baik sekali,” tambah dia. Mohar

BERITA TERKAIT

Industri Semen Lokal Terancam Bangkrut - Semen Tiongkok Diduga Lakukan “Predatory Pricing”

NERACA Jakarta - Kondisi pasar semen domestik mengalami kelebihan pasokan karena gencarnya semen asal Tiongkok yang menjual harga di bawah…

Puluhan Wartawan Sukabumi Lakukan Aksi Demonstrasi - Menolak Raperda KIP

Puluhan Wartawan Sukabumi Lakukan Aksi Demonstrasi Menolak Raperda KIP NERACA Sukabumi - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Liga Jurnalistik Sukabumi…

Diskopdagrin Kota Sukabumi Siap Lakukan Tera Ulang

Diskopdagrin Kota Sukabumi Siap Lakukan Tera Ulang NERACA Sukabumi - UPT Metrologi legal Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus NERACA Bukittinggi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan segera meluncurkan program…

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar  NERACA Jakarta, - Stanley Black & Decker (SBD), perusahaan perkakas…

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan  NERACA Bukittinggi – Pasca PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyuntikkan modal…