Cukupi Modal, PTPN II Terbitkan MTN Senilai Rp 500 Miliar

Neraca

Jakarta – Menyusul rencana IPO PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII ditahun ini, tidak mau kalah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II juga meluncurkan aksi korporasinya dengan berencana menerbitkan surat utang jangka menengah (medium terms notes/MTN) dengan total mencapai Rp500 miliar.

Direktur Utama PTPN II Bhatara Moeda Nasution mengatakan, penerbitan MTN akan diterbitkan secara bertahap pada tahun ini. Dimana total MTN yang akan diterbitkan sebesar Rp500 miliar. “MTN akan diterbitkan dalam dua tahap dan tahap pertama senilai Rp250 miliar,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin

Menurut Bhatara, dana hasil penerbitan MTN III-2012 akan masuk ke dalam anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun ini sebesar Rp400 miliar. MTN III-2012 tersebut akan diterbitkan pada bulan ini. Sementara itu, sisanya akan diterbitkan pada semester II-2012, disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Mengenai tenor dan kupon dari MTN tersebut, dia belum mau menyebutnya.

Kata Bhatara, dana capex selain berasal dari penerbitan MTN, juga dari kas internal perusahaan maupun pinjaman perbankan. Adapun, dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan usaha perseroan, di antaranya perbaikan pabrik gula maupun sawit miliknya di Medan maupun Langkat.

Selain itu, dana hasil penerbitan MTN juga untuk membayar MTN yang akan jatuh tempo pada tahun ini senilai Rp150 miliar. PTPN II pertama kali menerbitkan MTN I-2010 senilai Rp150 miliar dengan tenor 13 bulan dan kupon 10,45%.

PTPN II merupakan perusahaan perkebunan pelat merah yang fokus pada CPO, tebu, karet dan tembakau. Per akhir kuartal III tahun lalu, luas lahan yang dimiliki perusahaan mencapai 123.131 hektare (ha), terdiri atas 64.271 ha untuk areal perkebunan dan 58.860 ha untuk areal lainnya. Perusahaan memiliki enam pabrik pengolahan kelapa sawit, dua pabrik karet dan dua pabrik gula. (bani)

BERITA TERKAIT

WIKA Suntik Modal Wika Serang Panimbang - Raih Pinjaman Rp 894 Miliar

NERACA Jakrta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memperoleh fasilitas pinjaman dari dua PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT…

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar

Pengusaha Didakwa Suap Dirjen Hubla Rp2,3 Miliar NERACA Jakarta - Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan didakwa menyuap Direktur…

HOME Siapkan Rp 28 Miliar Untuk Renovasi - Genjot Okupansi

NERACA Jakarta – Guna memuluskan ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) menganggarkan belanja modal sebesar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Sertifikasi ISO 27001 - XL Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security…

Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami…

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…