OJK Ikut Bangun 1.000 Unit Hunian Sementara

NERACA

Palu - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri jasa keuangan siap membangun 1.000 unit hunian sementara (Huntara) korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Sigi dan Donggala. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimbo Santoso, di sela-sela kunjungannya ke Desa Jono Oge, salah satu titik terparah gempa di Kabupaten Sigi mengatakan bantuan Huntara tersebut merupakan bentuk empati dan partisipasi OJK kepada korban gempa, likuifaksi dan tsunami.

Wimbo mengatakan Huntara tersebut akan diperuntukkan warga korban bencana di tiga daerah yakni Kota Palu, Sigi dan Kabupaten Donggala. "Semoga dengan bantuan ini dapat mempercepat pemulihan kembali daerah-daerah yang dilanda bencana," katanya.

Mantan Kepala Perwakilan Bank Indonesia di New York pada 2012 itu mengatakan pembiayaan Huntara tersebut bersumber dari OJK Peduli hasil kontribusi OJK dan industri jasa keuangan perbankan dan nonbank sebesar Rp18,5 miliar. Wimbo mengatakan OJK bersama IJK akan menyampaikan bantuan tersebut kepada Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola.

Selain Rp18,5 miliar, bantuan juga diserahkan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah sebesar Rp1,8 miliar dan Bursa Efek Indonesia Rp1,5 miliar. Terkait teknis pembangunan Huntara tersebut, Wimbo mengatakan rencananya akan melakukan koordinasi dengan Real Estate Indonesia (REI). Menurut Wimbo, OJK dan IJK terpanggil untuk melakukan pemulihan agar Kota Palu, Sigi dan Donggala kembali bangkit dan maju. "Kita ingin agar sumbangan sektor jasa keuangan tetap dilakukan secara sinergi," katanya.

Kontribusi OJK dan industri jasa keuangan juga dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan penangguhan pembayaran bunga dan pokok terhadap debitur yang terdampak gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. "Kebijakan ini untuk mempermudah masyarakat dan recovery pascagempa," katanya.

BERITA TERKAIT

Pemindahan Ibu Kota Dinilai Akan Dorong Permintaan Hunian

Pemindahan Ibu Kota Dinilai Akan Dorong Permintaan Hunian NERACA Jakarta - Rencana pemindahan ibu kota ke luar Jawa yang disampaikan…

Alokasikan Capex Rp 2,5 Triliun - Charoen Pokphand Bangun Dua Pabrik Baru

NERACA Jakarta – Tingkatkan kapasitas produksi pakan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk berencana membangun dua pabrik baru dengan belanja modal…

SOLUSI HUNIAN

Pemimpin Divisi Penjualan Konsumer BNI Hermita (ketiga dari kiri) bersama Direktur Utama PT Karya Cipta Agung Persada Subianto Satmaka, Direktur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…