SCMA Bukukan Pendapatan Rp 3,79 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berhasil membukukan pendapatan neto sebesar Rp3,79 triliun pada periode Januari—September 2018, meningkat 10,8% dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada periode yang sama tahun lalu (yoy) yang sebesar Rp3,43 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selain itu, emiten bidang televisi ini juga membukukan kenaikan beban program dan siaran sebesar 18,8% ke level Rp1,6 triliun, serta beban usaha meningkat 9,5% ke level Rp638,7 miliar. Kendati demikian, perusahaan anggota Grup Emtek tersebut mengantongi pendapatan operasi lainnya sebesar Rp16,9 miliar, meningkat 24% yoy. Surya Citra Media juga mampu menekan beban operasi lain perseroan ke level Rp10,7 miliar, turun 4,9% yoy.

Beban yang juga turun cukup besar yaitu beban keuangan perseroan yang turun 478,6% ke level Rp2,34 miliar. Perseroan mengantngi kenaikan bagian laba dari entitas asosiasi – neto yang cukup signifikan yaitu mencapai Rp13,7 miliar, dari yoy kerugian Rp465,27 juta. Alhasil, perseroan membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,19 triliun selama Januari—September 2018, meningkat 8,78% dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,09 triliun.

Analis RHB Sekuritas Henry Wibowo pernah bilang, prospek SCMA kian cerah setelahmampu meningkatkan pangsa penonton perseroan selama Asian Games berlangsung. Pada Agustus 2018, pengelola stasiun televisi SCTV tersebut mencatatkan rekor jumlah penonton. Henry mencatataudience shareSCMAkonsisten berada pada rekor tertingginya, namun saham perseroan justru diperdagangkan di level rendah. Koreksi pada saham perseroan diyakini tidak akan berlangsung lama.

Dirinya sempat memprediksi pada kuartal III/2018 ini perseroan akan membukukan kenaikan pendapatan sebesar 30% ke level Rp1,31 triliun dengan laba bersih tumbuh 55% ke level Rp394 miliar. Setelah Asian Games, perseroan dapat mempertahankan performanya, ditunjukkan dengan 5—7 program perseroan masuk kepada 10 besar program dengan jumlah penonton paling tinggi dalam dua pekan terakhir.

BERITA TERKAIT

BNI Salurkan Pembiayaan Rp1,1 Triliun ke PLN

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ikut serta menyalurkan pembiayaan untuk Program 35.000…

Medco Energi Pacu Ekspansi Bisnis Minyak - Private Placement Rp 1,54 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, emiten pertambangan PT Medco Energi International Tbk. (MEDC) bakal menggelar private…

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…