Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right Issuesebesar Rp140. Dengan melepas 3,102 milr saham baru, emiten pembiayaan itu berpotensi meraup Rp434,3 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sementara PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) selaku pemegang 57,54% saham telah menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh haknya untuk mengambil saham-saham yang akan dikeluarkan yang menjadi haknya dalam PMHMETD II. Selanjutnya, PNBN dan Murniaty Santoso akan mengalihkan HMETD yang dimilikinya dalam PMHMETD ini kepada IBJ Leasing Co. Ltd. (IBJL).

Sedangkan IBJL selaku pemegang saham Perseroan, telah menyatakan akan melaksanakan seluruh haknya untuk mengambil saham-saham yang akan dikeluarkan yang menjadi haknya dalam PMHMETD II, termasuk yang di peroleh dari pengalihan kedua pihak tersebut di atas. Nantinya dana hasil right issue tersebut akan digunakan untuk membeli 80% saham milik IBJ Leasing Co.Ltd pada PT IBJ Verena Finance senilai Rp 214,307 miliar dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

BERITA TERKAIT

Tunda Bagikan Dividen - BSDE Patok Pertumbuhan Konservatif

NERACA Tangerang– Meskipun ada keyakinan bisnis properti tahun ini masih tumbuh positif, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih mematok…

Bank Artos Bidik Rights Issue Rp 77,5 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) berencana akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan…

OJK Rilis Aturan Baru Soal Rights Issue

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan perubahan terhadap peraturan tentang penambahan modal perusahaan terbuka dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…