BI Perkirakan Anggaran Penerimaan Operasional Naik 7,9%

NERACA

Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan anggaran penerimaan operasional meningkat 7,9 persen menjadi RpRp29,1 triliun pada 2019 dengan sumber terbesar dari pengelolaan aset valuta asing sebesar Rp28,9 triliun. Angka penerimaan yang diajukan tersebut masih bergerak dinamis mengikuti pergerakkan kondisi nilai tukar mata uang, suku bunga global, dan juga cadangan devisa, kata Gubernur BI Perry Warjiyo usai mengajukan anggaran tersebut ke Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (17/10).

"Angka dari penerimaan valas merefleksikan perkembangan suku bunga global, jumlah cadangan devisa yang dikelola dan juga arah pergerakan dan tentu nanti harus diliat kembali dengan kondisi terkini tentang nilai tukar dan peningkatan suku bunga ke depan dan proyeksi cadangan devisa ke depan," ujarnya.

Dalam komponen penerimaan, selain pengelolaan aset valas, terdapat juga anggaran operasional kegiatan pendukung pada 2019 yang sebesar Rp36 miliar atau menurun Rp5 miliar (13,29 persen). Kemudian, penerimaan administrasi pada 2019 adalah Rp87 miliar, menurun Rp40 miliar atau 31,69 persen dibanding 2018 yang sebesar Rp127 miliar.

Sedangkan, untuk anggaran pengeluaran operasional pada 2019 diperkirakan naik Rp396 miliar atau 4,16 persen menjadi Rp9,9 triliun dibanding anggaran pengeluaran operasional 2018 yang sebesar Rp9,5 triliun. Komponen terbesar dari anggaran pengeluaran adalah gaji dan penghasilan lainnya yang sebesar Rp3,5 triliun atau Rp26 miliar dibanding 2018.

Dengan rencana penerimaan dan pengeluaran tersebut, BI memperkirakan surplus operasional 2019 menjadi Rp19,1 triliun atau naik 9,9 persen dibanding 2018 yang sebesar Rp17,4 triliun. Pengajuan anggaran otoritas moneter ini akan dibahas oleh panitia kerja (panja) pada 22-24 Oktober 2018. Setelah itu, Komisi XI DPR akan menentukan untuk menerima atau tidak pengajuan tersebut.

BERITA TERKAIT

PRODUKSI SARUNG TENUN IKAT NAIK

Pekerja melipat sarung tenun di sentral kerajinan tenun ikat khas Kediri, Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (16/5/2019).…

Biaya Operasional Membengkak - Laba Nusantara Pelabuhan Handal Anjlok 89%

NERACA Jakarta – Perolehan laba PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) pada kuartal I tahun ini terkoreksi tajam. Di mana…

Dunia Usaha - Iklim Investasi Kondusif, Permintaan Lahan Industri Terus Naik

NERACA Jakarta – Investasi di sektor industri diyakini terus menggeliat usai perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Optimisme ini lantaran kondisi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan sebesar enam persen pada rapat…

Investree Resmi Kantongi Izin OJK

    NERACA   Jakarta - PT Investree Radhika Jaya (Investree) sebagai pionir marketplace lending di Indonesia resmi mengantongi Izin…

Donasi Asuransi, Sun Life Berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa

    NERACA   Jakarta - PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa meluncurkan produk terbaru…