LG Perkuat Dominasi Di Pasar Inverter - Luncurkan Produk Baru

NERACA

Jakarta – PT LG Electronics Indonesia (LG) telah meluncurkan produk terbaru mereka AC LG Dual Cool With Control. Hadirnya produk AC inverter di memperkuar dominasi AC LG di pasar inverter Indonesia yang mana berdasarkan lembaga periset pasar Growth from Knowledge (GfK), LG menguasai 63% pangsa pasar AC inverter di Indonesia hingga semester pertama tahun ini.

“Lebih dari sekedar pencapaian bisnis, posisi sebagai pemimpin pasar ini merefleksikan upaya berkesinambungan LG untuk berkontribusi pada percepatan terciptanya gaya hidup hemat energi di Indonesia,” ujar President Director LG Electronics Indonesia, Seungmin Park dalam peluncuran produk AC LG Dual Cool With Control di Jakarta, Rabu (17/10).

AC LG Dual Cool With Control merupakan AC Dual Cool yang mana bisa diatur penggunaan listriknya hanya dengan menggunakan remote. Fleksibilitas pengaturan daya listrik (watt) yang menjadi keunggulan AC Dual Cool dengan Watt Control ini. Air Conditioning Business Leader, Changmin Han menyatakan, hal ini berwujud empat pengaturan konsumsi daya listrik yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Mulai dari bekerja 100%, 80%, 60% hingga bekerja dengan hanya 40% dari kebutuhan listrik seharusnya yang pengaturannya melalui kendali satu tombol pada remote control.

Cara kendalinya, kata Han, terbilang mudah. Sebagai gambaran, kepemilikan AC LG Dual Cool dengan Watt Control tipe T06EV4 (Eco Model) dan E06SV4 (Smart Model) berkapasitas 1/2 PK dengan daya listrik 495 Watt. Pengaturan pada konsumsi 80% yang cukup dilakukan dengan sekali tekan pada tombol Watt Control pada kendali remote control, akan langsung membuat AC bekerja dengan besaran daya 419 Watt dengan menghemat 76 watt yang bisa digunakan untuk LED TV 32. Sementara penghematan hingga 312 Watt dengan menghemat 183 watt yang bisa digunakan untuk mesin Front Loading 7kg. Dapat terjadi dengan dua kali tekan pada tombol yang membuat AC bekerja pada daya 60%.

Penghematan daya pun dapat terus dilakukan hingga beroperasi dengan kebutuhan watt hanya 40% dengan besaran daya 215 watt. Hal ini akan memberi penghematan hingga 280 Watt. “Dengan besarnya daya hasil penghematan ini, pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengoperasikan perangkat elektronik lain bersamaan. Tanpa harus mengorbankan kenyamanan dengan mematikan AC untuk melakukan pekerjaan lain,” ujar Product Marketing RAC LG Electronics Indonesia, Dimas Anugra Raditya.

Memastikan AC LG Dual Cool with Watt Control menjangkau calon pengguna dengan ragam kebutuhan berbeda, LG menghadirkannya dalam bentang varian kapasitas pendinginan yang luas mulai dari kapasitas pendinginan ½ PK hingga 2 PK. Terdapat pula tiga kategori yaitu Eco, Smart dan Deluxe Air Purifying dengan pembeda pada kelengkapan fitur pendukung. “Lebih dari sekedar AC inverter, tawaran tingkat hemat listrik optimal yang hadir dalam berbagai varian akan membuat AC LG Dual Cool dengan Watt Control mudah menjadi bintang baru AC inverter,” ujar Seungmin Park.

BERITA TERKAIT

Strategi Perkuat Basis Investor Milenial - Kemudahan dan Produk Terjangkau

NERACA Solo – Relaksasi dan kemudahan dalam membuka rekening efek, khususnya investasi reksadana di pasar modal membuahkan hasil pada pertumbuhan…

OJK : Kepercayaan Terhadap Pasar Keuangan Meningkat

    NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada indikasi bahwa kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia pada…

Geliat Pasar Tradisional

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi., Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo   Pasar Legi di Solo terbakar pada Senin…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pentingnya Informasi Geospasial untuk Perencanaan Pembangunan

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menekankan pentingnya informasi geospasial bagi perencanaan pembangunan…

ADB Setujui Pinjaman US$500 juta untuk Pemulihan Bencana

      NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pinjaman bantuan darurat senilai 500 juta dolar AS…

Kawal Pengembangan Inovasi Obat dan Makanan Indonesia - Kolaborasi BPOM-RI &Kemenristek Dikti

    NERACA   Jakarta – Menurut Industry Facts and Figures 2017 yang dipublikasikan Kementerian Perindustrian, pada tahun 2016 industri…