Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 Seri A dengan nilai emisi sebesar Rp350 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Shastia Hadiarti, Corporate Secretary Waskita Karya menyatakan, pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 sebesar Rp350 miliar telah dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 15 Oktober 2018 pukul 14.00 WIB. Lebih lanjut, terhitung mulai 16 Oktober 2018 obligasi tersebut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia dan atau dilaporkan perdagangannya melalui sarana yang disediakan oleh Bursa Efek Indonesia.

Adapun, pelunasan pokok dan atau pembayaran bunga obligasi tersebut dibayarkan oleh KSEI selaku agen pembayaran atas nama perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam perjanjian agen pembayaran kepada pemegang obligasi melalui pemegang rekening sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan.

Pelunasan obligasi Waskita Karya yang jatuh tempo, Selasa (16/10) kemarin disampaikan perseroan merujuk dari surat Waskita Karya No.122/WK/Corsec/2018 pada 2 Agustus 2018 perihal Penyampaian Kesiapan Dana Untuk Pembayaran Obligasi I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 Seri A dan Prospektus Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 yang diterbitkan pada 12 Oktober 2015.

BERITA TERKAIT

Saham Bank Artos Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia membuka kembali perdagangan saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) di pasar reguler dan pasar tunai.…

IHSG Sepekan Kemarin Menguat 0,14%

Pekan kedua bulan September, indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 0,41% pada posisi 6.334,843 dari 6.308,950 pada penutupan…

Jumlah Investor di Sumut Masih Minim

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen menilai perlu terus sosialisasi pasar modal di Sumatera Utara (Sumut) karena…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…