Pemkot Serang Targetkan Penerimaan Non-PBB Rp56,936 Miliar

Pemkot Serang Targetkan Penerimaan Non-PBB Rp56,936 Miliar

NERACA

Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, pada 2018 menargetkan penerimaan dari non-pajak bumi dan bangunan (PBB) dan BPHTB sebesar Rp56,936 miliar.

Kepala Bidang Non-PBB dan BPHTB Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Serang, Agus Heryadin mengatakan optimisitis target tersebut bisa direalisasikan."Kami memaksimalkan pungutan pajak guna merealisasikan target penerimaan tersebut, serta mencari potensi baru," kata dia di Serang, Banten Senin (15/10).

Agus menjelaskan, penerimaan pajak non-PBB dan BPHTB di Kota Serang yang telah maksimal baru dua, yakni pajak restoran dan pajak reklame. Sedangkan pajak hotel, parkir, hiburan, penerangan jalan serta pajak air bawah tanah masih belum optimal. Ia juga menjelaskan, target pajak non-PBB dan BPHTB itu, berasal dari pajak restoran sebesar Rp16,7 miliar, pajak hotel Rp4 miliar, pajak reklame Rp4,2 miliar, dan pajak penerangan jalan Rp29,9 miliar.

"Sampai pertengahan Oktober 2018 realisasi pajak non-PBB dan BPHTB sebesar 13,58 persen dari target Rp56,936 miliar. Penerimaan terbesar berasal dari pajak hiburan, yakni 33,58 persen," ujar dia.

Untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah, termasuk sektor pajak non-PBB dan BPHTB, kata dia, terus dilakukan sosialisasi, baik langsung maupun melalui media cetak dan elektronik."Dalam sosialisasi itu kami sampaikan agar para wajib pajak memenuhi kewajibannya," ujar dia.

Selain itu, kata dia, terus dilakukan pendataan wajib pajak dan peningkatan kualitas pelayanan pengelolaan keuangan dan pelaporan omzet per bulan dengan menggunakan sistem daring. Agus juga menyatakan, khusus untuk pajak hiburan masih banyak potensi yang belum termanfaatkan karena belum ada regulasi yang mengatur hiburan tersebut. Ant

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…

Targetkan Penjualan Rp 1,7 Triliun - Duta Pertiwi Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Tangerang  -Mempertimbangkan pasar properti yang masih lesu, PT Duta Indah Pertiwi Tbk (DUTI) mematok pertumbuhan bisnis konservatif dengan menargetkan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

BNNP Papua Barat Bekuk 4 Tersangka Narkoba

Jakarta-BNNP Papua Barat bekuk empat tersangka dan barang bukti penyalahgunaan narkotika golongan I yang akan diselundupkan ke Lapas Sorong dan…

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok  NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Perindustrian dan…

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…