Sandiaga Lepas 30,1 Juta Saham Saratoga - Danai Kampanye Pilpres 2019

NERACA

Jakarta – Calon wakil presiden 2019, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melepas kepemilikan sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) sebanyak 30,1 juta saham. Nantinya, dana hasil penjualan saham tersebut digunakan untuk membeli obligasi atau surat utang milik pemerintah.

Bahkan dirinya sempat menyebut bahwa dana tersebut digunakan untuk keperluan biaya kampanye hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) pada April 2019 mendatang.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasinya di Jakarta, kemarin menyebutkan, transaksi jual dilakukan dua kali oleh Sandiaga Uno yakni pada tanggal 8 Oktober 2018 sebanyak 28 juta saham dan pada 9 Oktober 2018 sebanyak 2,1 juta saham. Sedangkan harga penjualan saham masing-masing yakni Rp 3.776/saham dan Rp 3.802/saham. Sehingga dana yang diperoleh Sandiaga Uno untuk transaksi pertama senilai Rp 105,72 miliar dan transaksi kedua senilai Rp 7,98 miliar.

Bila total maka Sandiaga Uno memperoleh Rp 113,71 dari aksi tersebut. Sedangkan jumlah saham miliknya berkurang dari sebelumnya 702,71 juta saham (25,9%) menjadi 672,62 juta saham (24,79%). Sedangkan dalam keterbukaan tersebut, tujuan transaksi dari penjualan sahamnya ini disebutkan sebagai langkah divestasi. Sebelumnya pada beberapa minggu yang lalu, Sandiaga Uno juga telah melepas kepemilikan sahamnya di SRTG sebanyak 51,4 juta saham dengan nilai Rp 194,08 miliar.

Sandiaga Salahuddin Uno merupakan salah satu pendiri dari Grup Saratoga. Berdasarkan laporan kepemilikan saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk yang dipublikasi di BEI, Sandiaga memiliki 754.115.429 lembar saham atau setara 27,797% dari saham beredar. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk merupakan perusahaan investasi yang menanamkan modal ke sejumlah perusahaan, termasuk yang perusahaan tercatat di BEI, diantaranya PT Provident Agro Tbk (PALM), PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Kinerja saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk cenderung menguat pasca Sandiaga Salahuddin Uno maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi Prabowo Subianto. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (8/8) berada di level Rp3.680 pada saat penutupan perdagangan. Selanjutnya, Kamis (9/8) berada di level Rp3.710 dan pada akhir pekan Jumat, (10/8) harga saham SRTG di level Rp3.790 per saham.

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya pernah bilang, kinerja saham emiten itu relatif wajar mengingat pada periode itu indeks harga saham gabungan (IHSG) juga cenderung meningkat.”Investor tetap harus waspada karena setiap saham itu memiliki risikonya masing-masing, jadi jangan terpengaruh euforia," ujarnya.

BERITA TERKAIT

AKIBAT AKSI DEMO 22 MEI 2019 - Aprindo: Pengusaha Mal Rugi Rp1,5 Triliun

Jakarta-Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengungkapkan, kerugian pusat perbelanjaan atau mal di kawasan Jakarta yang menutup kegiatan operasionalnya karena demo…

Investasikan Dana US$ 8 Juta - Pelita Samudera Beli Satu Kapal Kargo MV

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di sektor logistik, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah merampungkan transaksi pembelian satu…

MICE Bagikan Dividen Rp 10 Per Saham

NERACA Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Multi Indocitra Tbk (MICE) memutuskan untuk membagikan dividen kepada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…