GMF Gandeng Kerjasama Air France KLM - Tingkatkan Kapabilitas

NERACA

Jakarta – Perkuat daya saing di industri perawatan maskapai penerbangan, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menggandeng perusahaan MRO asal Uni Eropa, Air France KLM E&M untuk bekerja sama memperkuat posisi perseroan yang kian kompetitif.

Direktur Utama Garuda Maintenance Facility Aero Asia, Iwan Joeniarto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, kemitraan strategis tersebut diyakini akan meningkatkan kapabilitas perseroan untuk tumbuh. Apalagi, AF KLM E&M diyakini memiliki daya saing tinggi.”Penunjukan AFI KLM E & M sebagai mitra strategis telah melewati tahap seleksi. Sebelumnya, kami telah melakukan analisis mendalam terhadap mitra strategis ini. AFI KLM E & M adalah mitra yang paling cocok bagi GMF dalam hal branding, kualitas dan nilai perusahaan yang tinggi,”ujarnya.

Iwan menjelaskan, emiten dengan sandi GMFI tersebut dan AF KLM E&M sepakat untuk bekerja sama untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem kualitas GMFI sekaligus memperkuat posisi AF KLM E&M di pasar Asia. Dengan kerja sama tersebut, Iwan optimistis GMFI dapat memperluas pelanggan perseroan, seiring dengan meningkatnya kepercayaan pasar pada entitas anak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tersebut.

Menurutnya GMF saat ini sedang dalam proses memperkuat posisi untuk dapat mencapai visinya sebagai Top 10 MRO di Dunia dalam 3 tahun ke depan, dengan menjaga kualitas layanan dan membangun kemitraan yang kuat.”Perusahaan memberikan solusi yang dapat menyesuaikan kebutuhan pelanggan kami, fasilitas dan kualitas terbaik dengan harga yang wajar kepada pelanggan. Dengan kemitraan ini, kami percaya dapat memperkuat citra sebagai penyedia layanan Total Solution MRO, ”kata Iwan.

Untuk AF KLM E&M, kerja sama ini diyakini akan memperkuat posisi perseroan di pasar industri MRO di Asi Pasifik.“Kombinasi kekuatan dan rekam jejak kami adalah aset bagi pelanggan. Kerja sama ini memberi kami posisi yang lebih baik di pasar MRO Asia Pasifik di mana kebutuhannya saat ini sedang sangat tinggi,” jelas Executive VP AF KLM E&M, Anne Brachet.

Sebelum mengumumkan kerja sama strategis, AF KLM sempat santer disebut-sebut akan menjadi pembeli siaga pada rencanaprivate placementGMFI yang telah disusun skenarionya sejak awal tahun ini. Rencanaprivate placementtersebut pun dikabarkan mundur ke waktu yang belum ditentukan karena kondisi pasar yang sedang fluktuatif.

BERITA TERKAIT

Kurang Minum Air Mineral Berujung Penyakit Kronis

Air mineral sering kali jadi nutrisi yang terlupakan. Padahal, cairan itu sama pentingnya dengan karbohidrat dan protein yang tergabung dalam…

XL Beri Pelatihan Literasi Digital di Lombok Tengah - Tingkatkan Produktivitas UMKM

Dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan meningkatkan perekonomian nelayan di…

YDBA Ajak Binaannya Kunjungi GS Battery di Semarang - Tingkatkan Daya Saing UKM Manufaktur

Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai best practice pengembangan bisnis di bidang manufaktur, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengajak 42 usaha…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

HRUM Targetkan Penjualan 4,8 Juta Ton

Hingga akhir tahun 2018, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menargetkan volume produksi dan penjualan batu bara mencapai 4,8 juta ton.…

BNBR Private Placement Rp 9,38 Triliun

Lunasi utang, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berencana mengonversi utang dengan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih…

Danai Pelunasan Utang - Chandra Asri Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun, emisi penerbitan obligasi masih ramai dan salah satunya PT Chandra Asri Petrochemical Tbl (TPIA)…