Asia Pacific Investama Gelar Rights Issue - Perkuat Struktur Modal

NERACA

Jakarta – Dalam rangka perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) berencana melakukan penambahan modal melalui mekanisme penerbitan Hak Memesan Efek terlebih dahulu (HMETD) ataurights issue. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas III (PUT III) kepada para pemegang saham atas sebanyak-banyaknya 7 miliar saham atas nama seri C dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

HMETD yang diterbitkan melalui PUT III akan memberikan hak kepada para pemegang saham perseroan untuk membeli Saham Hasil Pelaksanaan HMETD. Bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMTD-nya akan terkena dilusi kepemilikan atas saham perseroan sebanyak-banyaknya 82,68%.

Dana yang di dapat dari hasil PUT III setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk pelunasan pinjaman yang dimiliki oleh perseoroan atau afiliasinya, menambah kepemilikan saham di entitas anak serta menambah modal kerja. Pelaksanaan PUT III akan dilaksanakan setelah emiten tekstil ini mendapat persetujuan dari rapat umum pemegan saham luar biasa (RUPSLB) dan pernyataan efektif dari OJK atas pernyataan pendaftaran perseroan sehubungan dengan rencana HMETD.

Perseroan akan melakukan RUPSLB pada tanggal 1 November mendatang. Perseroan bermaksud untuk melaksanakan dan menyelesaikan penambahan modal melalui HMETD dalam jangka waktu yang wajar, namun tidak lebih dari 12 bukan sejak tanggal RUPSLB.

Emiten produsen benang dan produk tekstil ini terus gencar meningkatkan porsi penjualan ekspornya. Perseroan melihat banyak peluang yang bisa diraup oleh tekstil di pasar global saat ini dan karena itu, perseroan menargetkan porsi besar ekspor untuk mengejar target pertumbuhan 30% tahun ini.

Sampai saat ini, porsi penjualan ekspor terhadap total pendapatan telah mencapai 65%. Sampai akhir tahun nanti, MYTX cukup optimistis porsi ekspor dapat melebar hingga 75%. Mengenai nilai ekspor sampai saat ini manajemen belum merincikannya, demikian juga dengan kinerja keuangan sampai semester I-2018 belum dipublikasikan. Yang jelas tahun 2017 kemarin porsi ekspor MYTX terhadap total pendapatan masih sekitar 30%.

BERITA TERKAIT

Bulan Mei 2019, Arwana Bakal Gelar RUSPT

Bila tidak ada aral melintang, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) berencana melakukan rapat umum pemegang saham tahunan atau RUPST pada…

Dukung Pertumbuhan IPO - Lagi, EY Gelar IPO Masterclass Bagi Direksi

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal di dalam negeri, Ernst & Young Indonesia (EY) berkomitmen kuat untuk turut…

Tunjang Bisnis Tangki Terminal - AKR Corporindo Pertebal Modal Anak Usaha

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melakukan peningkatan modal pada entitas anak perseroan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…