PT Shield on Service Tawarkan Rp 250-275 - Lepas Saham 23,08% Ke Publik

NERACA

Jakarta – PT Shield on Service Tbk (SOS) bergerak di bidang kegiatan usaha perusahaan penyedia jasa keamanan (security services), perawatan gedung (facility solutions), sumber daya manusia (professional employee services), dan manajemen parkir (parking management) siap go public. Dimana bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Sinarmas Sekuritas.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, jumlah saham yang akan ditawarkan adalah sebanyak-banyaknya 150 juta saham atau sebanyak-banyaknya 23,08% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan harga penawaran berkisar antara Rp250-Rp275, disertai dengan penerbitan Waran dengan rasio 1:1.

Herman Julianto, Direktur Utama SOS mengatakan, pihaknya salah satu perusahaan integrated corporate solution terbesar di Indonesia berkeyakinan bahwa penawaran umum perdana saham ini akan mendukung visi perusahaan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang handal di Indonesia.”Berkat dukungan manajemen yang berpengalaman dan professional di bidangnya, dan fasilitas penunjang seperti training center dan customer relation yang berkualitas, kami beserta entitas anak saat ini telah mengelola seluruh segmentasi pasar mulai dari rumah sakit, pusat perbelanjaaan, apartemen, hotel, pabrik, jalan tol, pergudangan, perkantoran,”ujarnya.

Perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada tanggal 19 Oktober 2018 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada tanggal 24 – 26 Oktober 2018. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada tanggal 2 November 2018. Sebagai informasi, nantinya dana hasil IPO akan digunakan perseroan sekitar 71,23% untuk pelunasan utang AB Sinarmas Multifinance, 20,61% untuk penyertaan saham pada PT Human Resouce Provider (HRP) dan sekitar 8,16% untuk modal kerja.

Tercatat perseroan membukukan pendapatan bersih pada 30 April 2018 sebesar Rp191,5 miliar. Laba berjalan perseroan per 30 April 2018 Rp1,4 miliar. Total ekuitas perseroan Rp41,37 miliar pada 30 April 2018.

BERITA TERKAIT

Jabar Tawarkan Proyek Infrastruktur Unggulan di IIW

Jabar Tawarkan Proyek Infrastruktur Unggulan di IIW NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menawarkan 25 Proyek Infrastuktur di…

Saham Renuka Coalindo Masuk UMA

Perdagangan saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami kenaikan harga saham…

Mega Perintis Patok IPO Rp 298 Per Saham

NERACA Jakarta – Perusahaan ritel fashion modern, PT Mega Perintis Tbk menetapkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

KSEI Dorong Investor Gunakan Login AKSes

NERACA Pekanbaru- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mendorong investor di Riau agar memanfaatkan fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) untuk…

Orori Indonesia Jadi Reseller Resmi Antam

PT Orori Indonesia (Orori), sebagai perusahaan penjualan perhiasan online resmi menjadi "reseller" emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).”Orori menjadi jembatan…

Sepekan Dana Asing Keluar Rp 765 Miliar

NERACA Jakarta –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin meningkat 1,16% ke level 6,126.36…