Mendes PDTT - Masyarakat Desa Berperan Cegah Terorisme

Eko Putro Sandjojo

Mendes PDTT

Masyarakat Desa Berperan Cegah Terorisme

Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan masyarakat desa memiliki peran penting dalam mencegah terorisme.

Mendes menghadiri Diskusi Bersama yang digelar PBB-UN Women di Hotel Alana Solo di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah."Pelibatan masyarakat desa sangat penting dalam pencegahan ekstrimisme dan pemeliharaan perdamaian. Acara ini bagus sebagai keterkaitan antara pembangunan desa dengan penanggulangan terorisme dan ekstrimisme," ujar Mendes dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (10/10).

Acara tersebut bertujuan untuk pembangunan desa damai untuk mencari jalan keluar menangkal radikalisme. Eko menambahkan dengan adanya pembangunan desa mulai dari infrastruktur hingga perekonomiannya, masyarakat desa akan terhindar dengan ancanam seperti terorisme.

Dalam kesempatan itu, Mendes PDTT juga menyampaikan tentang pertumbuhan desa yang cukup baik dengan adanya dana desa. Kendati di awal perjalanan mengalami kendala, namun berkat pembelajaran perangkat desa setempat dan dukungan berbagai pihak, masyarakat bisa berpartisipasi terhadap pembangunan desa. Buktinya, kata dia, penyerapan dana desa terus naik dari 82 persen menjadi 98 persen.

Ia juga memaparkan keberhasilan dana desa yang kini telah berhasil membangun 158 ribu kilo meter jalan, 1.000 kilo meter jembatan, puluhan ribu PAUD, Polindes, Posyandu, dan bisa menurunkan angka stunting (kekurangan gizi akut) dan kemiskinan."Pertama kalinya kemiskinan di desa turunnya lebih cepat daripada di kota, semoga ke depan jumlah orang miskin di desa lebih kecil daripada di kota," ucap Eko.

Dengan demikian, Menteri Eko yakin, ini akan membantu mengebalkan masyarakat dari adanya pengaruh terorisme hingga isu-isu radikalisme di Indonesia.

Lalu, Menteri Eko menambahkan penyerapan dana desa dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan dari 82,72 persen sekarang sudah mencapai sekitar 98,54 persen. Ant

BERITA TERKAIT

Korupsi Dana Desa

Desa yang bakal kebanjiran anggaran negara pada hakikatnya bertujuan mulia, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Namun pada kenyataannya, banyak…

Pemkot Bandung Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak

Pemkot Bandung Ajak Masyarakat Taat Bayar Pajak NERACA Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak masyarakat agar taat membayar pajak,…

Presiden Berharap Partisipasi Masyarakat Lapor Korupsi Meningkat

P { margin-bottom: 0.08in; }A:link { } Presiden Berharap Partisipasi Masyarakat Lapor Korupsi Meningkat NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Indonesia-Palestina Kerja Sama Keamanan Obat

Indonesia-Palestina Kerja Sama Keamanan Obat NERACA Jakarta - Indonesia membantu Palestina untuk peningkatan kapasitas bidang pengawasan keamanan obat, sebagai bagian…

Walhi: Korupsi Bidang Energi Harus Dijadikan Prioritas

Walhi: Korupsi Bidang Energi Harus Dijadikan Prioritas NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia Nur Hidayati mengatakan…

KPK: OTT Kabupaten Bekasi Terkait Perizinan Meikarta

KPK: OTT Kabupaten Bekasi Terkait Perizinan Meikarta NERACA Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan menyatakan operasi…