Pendapatan Holcim Indonesia Tumbuh 12%

Di kuartal tiga 2018, PT Holcim Indonesia Tbk (SMBC) mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,92 triliun atau naik 12% dibanding periode yang sama tahun 2017. Hal itu didorong volume penjualan sebesar tiga juta ton dari kebutuhan sektor perumahan dan infrastruktur.

Presiden Direktur SMBC, Gary Schutz dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, hasil kinerja tersebut seiring dengan tren di pasar sejak kuartal kedua, dan momentum yang sangat baik ini membantu meningkatkan harga jual rata-rata.”Apalagi, strategi kami untuk memberikan solusi-solusi bernilai tambah bagi para pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia terbukti jitu,”ujarnya.

Perseroan mencatat hingga akhir September 2018, penjualan meningkat 7% menjadi Rp 7.37 triliun. Kenaikan EBITDA tercatat mendekati 30% dibandingkan kuartal ketiga tahun 2017. Hasil ini, lanjut Gary, mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam melaksanakan program-program efisiensi. Dengan demikian, dia menargetkan pertumbuhan penjualan diatas 6% tahun ini. Peningkatan EBITDA juga akan terbantu oleh program-program efisiensi dengan mengoptimalkan saluran distribusi, produksi dan pemanfaatan bahan bakar alternatif.

Hal itu ditopang dengan peluncuran produk baru, salah satu produk unggulannya untuk konstruksi struktural dan cor beton bernama PowerMax. Kemasan baru PowerMax menampilkan kualitas premium untuk menghasilkan 15% struktur yang lebih kuat, 30% lebih cepat selesai, dan 100% pasti terbaik hasilnya.

BERITA TERKAIT

SCMA Bukukan Pendapatan Rp 3,79 Triliun

NERACA Jakarta - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berhasil membukukan pendapatan neto sebesar Rp3,79 triliun pada periode Januari—September 2018,…

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar NERACA Sukabumi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan…

Minat Investasi Syariah di DIY Tumbuh Signifikan - Pasar Sukuk Selalu Oversubscribe

NERACA Yogyakarta - Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan tren pertumbuhan investor pasar modal syariah di daerah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…