Bupati Sukabumi Bagikan Beras Untuk Nelayan - Cuaca Laut Ekstrem

Sukabumi - Bupati Sukabumi Sukmawijaya membagikan beras sebesar 15 kilogram per KK bagi warga nelayan Palabuhanratu dan sekitarnya. Pembagian beras itu, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Sukabumi atas nasib nelayan yang sejak tiga bulan terakhir ini tidak efektif melaut.

Pembagian beras sebesar total 73 ton itu dilakukan di gedung Pelabuhan Perikanan Nusantara Pelabuhanratu, yang juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi, Ketua HNSI, serta Muspika Kecamatan Palabuhanratu.

Pemberian bantuan ini, kata Bupati, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Sukabumi akan nasib nelayan yang jarang melaut akibat cuaca ekstrim yang melanda peraian laut Selatan. “Mereka adalah pahlawan gizi. Para nelayan ini berhak mendapatkan perhatian dari Pemkab Sukabumi. Walau hanya sedikit, tetapi diharapkan dapat membantu beban mereka“, kata Sukmawijaya dalam siaran persnya yang diterima NERACA, kemarin.

Jumlah penerima bantuan ini, kata Bupati, sebanyak 13.199 jiwa, yang tersebar di enam Tempat Pelelangan Ikan (TPI), seperti TPI Cisolok, Palabuhanratu, Cibanban, Ujung Genteng, Ciwaru, dan Minajaya.

Pada TPI Palabuhanratu, penerima beras bantuan sebanyak 1.962 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 7741 jiwa. “Di TPI Palabuhanratu, jumlah beras yang diserahkan sebanyak 43,349 ton. Sedangkan untuk TPI Cisolok penerimanya sebanyak 337 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 1120 orang, dan beras yang dibagikan sekitar 6,272 ton”, terang Sukmawijaya.

Semantara di TPI Cibanban, penerima bantuan berjumlah 267 KK atau sebanyak 851 jiwa dengan total jumlah beras yang disumbangkan sebanyak 4,765 ton. “Di Ciwaru, terdapat 821 KK yang berhak menerima dengan jumlah jiwa 1977 orang. Beras yang diserahkan di sana sebanyak 11,071 ton”, kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Dedah Herlina kepada wartawan mengatakan, pemberian bantuan itu, dihitung menurut jumlah perjiwa dengan asumsi setiap harinya per jiwa mendapatkan 0,4 kg beras. “Jadi, bantuan sebesar 15 kilogram itu untuk 15 hari kali satu orang”, terang Dedah. (rony)

Related posts