Target Penerimaan Pajak Rp 708 Triliun - Asumsi Pertumbuhan 2%

Asumsi Pertumbuhan 2%

Target Penerimaan Pajak Rp 708 Triliun

NERACA

Jakarta –Tahun 2011 ini, Direktorat Jenderal Pajak menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 708 triliun. Target itu meningkat dari penerimaan 2010 sekitar Rp 590,47 triliun. Hal itu diungkapkan Kepala Subdik Kepatuhan Wajib Pajak dan Pemantauan Ditjen Pajak, Liberti Pandiangan, saat diskusi dengan topik Kepatuhan Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan(SPT), di Ditjen Pajak, Jakarta,

Dikatakan Liberti, untuk pajak (tax) per kapita 2010 tercatat sekitar Rp 2,4 juta. Jumlah tersebut diperoleh dari jumlah pajak yang dipungut, dibagi jumlah penduduk Indonesia. “Untuk target tax per kapita 2011 sendiri ditargetkan sebesar Rp 2,9 juta. Jumlah tersebut dengan asumsi pertumbuhan yang meningkat sebesar 2%,” tambahnya.

Liberti menambahkan Ditjen Pajak juga akan mengenakan denda Rp 100 ribu untuk setiap wajib bajak (WP) Orang Pribadi yang telat menyerahkan SPT pajak 2010, hingga batas waktu yang ditetapkan, yaitu 31 Maret 2011. “Masih ada waktu bagi WP orang pribadi untuk memenuhi kewajibannya menyerahkan SPT itu. Di luar waktu itu, tetap open, tapi ada denda,” ucapnya.

Selain WP Orang Pribadi, WP Badan pun akan dikenakan denda apabila telat menyerahkan SPT Tahun Pajak 2010 sebesar Rp 1 juta dengan tenggat paling lambat 30 April 2011.

Menurut dia, Ditjen Pajak menargetkan rasio kepatuhan pada 2011 sebesar 62,5 persen dari sekitar 18,11 juta WP yang wajib menyerahkan SPT. “Jadi ada penambahan sebanyak empat juta WP yang wajib menyerahkan SPT dan meningkat hampir 30%,” ujarnya.

Sepanjang 2010, Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi dan Badan yang terdaftar sekitar 15,91 juta serta WP terdaftar wajib SPT 14,01 juta, sedang SPT yang diserahkan tercatat sebesar 8,20 juta atau 58,16%. Jumlah rasio kepatuhan tersebut meningkat dari sebelumnya 54,15% pada 2009 dan 33,08% pada 2008.

Liberti menambahkan, penyampaian SPT bisa dilakukan secara online (e-Filling), dan dikirim melalui pos. “Bisa mengunjungi situs pajak, www.pajak.go.id dan mengisi SPT secara online,” tandasnya.**ruhy

BERITA TERKAIT

Realisasi Penjaminan Jamkrindo Palembang Lampaui Target

Realisasi Penjaminan Jamkrindo Palembang Lampaui Target NERACA Palembang - Perusahaan Umum Jamkrindo Cabang Palembang mencatat realisasi penjaminan kredit hingga awal…

Aliran Modal Asing Rp19,9 Triliun Masuk Ke Indonesia

    NERACA   Jakarta - Aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia periode 1-9 November 2018 cukup…

BEI Catatkan Emisi Obligasi Rp 98,88 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan total emisi obligasi dan sukuk sepanjang tahun 2018 adalah 81 emisi dari 48 perusahaan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tol Trans Jawa, Jakarta-Surabaya Ditempuh 10 Jam

    NERACA   Surabaya - Waktu tempuh antara Jakarta ke Surabaya yang berjarak 760 kilometer dapat ditempuh paling lama…

93 Juta Sedotan Digunakan Setiap Harinya

    NERACA   Jakarta - Sebanyak 93 juta batang sedotan plastik digunakan dalam sehari di seluruh Indonesia yang akan…

Sebelum ERP Diterapkan, Ganjil Genap Tetap Berlaku

      NERACA   Jakarta - Kepala Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihantono menyatakan kebijakan ganjil-genap akan terus belaku…