Disiapkan 6 Calon Dirut Bank Sulteng

NERACA

Palu---Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sedang menyiapkan enam calon Direktur Utama PT Bank Sulteng untuk menggantikan Ilham Soeroer yang dicopot dari jabatannya karena alasan bank tersebut merugi. "Orangnya sudah kita siapkan. Ada Pak Silas dari Bank Indonesia Jawa Tengah, dari Bank Indonesia Palu sendiri juga ada. Saya tidak hafal semua nama-namanya," kata Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola di Palu,

Dalam RUPS kemarin, Ilham Soeroer diganti di tengah jalan setelah satu tahun lebih menjabat dirut di bank pelat merah itu. Ilham dilantik pada Februari 2011 oleh mantan Gubernur Bandjela Paliudju dengan masa jabatan lima tahun. Namun berdasarkan rapat umum pemegang saham luar biasa, Ilham akhirnya dicopot setelah melalui berbagai pertimbangan dari hasil evaluasi Bank Indonesia Palu dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tengah. "Nanti mereka akan dites oleh Bank Indonesia melalui uji kepatutan dan kelayakan," tambahnya

Longki mengakui nama Hans Kindangen yang saat ini dipercayakan sebagai pejabat sementara Dirut Bank Sulteng tidak masuk diantara enam nama tersebut. Dia mengatakan, sekitar Mei 2012 Dirut Bank Sulteng definitif dan komisaris baru sudah terisi. "Maret kita upayakah sudah uji kepatutan dan kelayakan," paparnya

Selain enam nama calon dirut tersebut, pemerintah provinsi juga sudah menyiapkan 12 orang calon komisaris. "Nanti tanya saja di biro keuangan, nama-namanya ada dengan mereka itu," ucapnya

Lebih jauh Longki mengatakan pergantian Ilham Soeroer sudah sesusai prosedur internal bank pemerintah daerah tersebut sehingga para pemegang saham mengangkat pejabat sementara dari kalangan internal. "Kita tidak bisa mengangkat pejabat definitif karena pengangkatannya harus melalui proses fit and propert test," imbuhnya.

Sebelumnya, Komisaris PT Bank Sulteng Syahril Alatas mengatakan mantan Direktur Utama BPD Ilham Soeroer tidak bisa disalahkan dalam memimpin bank tersebut karena ia terpilih melalui uji kepatutan dan kelayakan. "Pak Ilham tidak boleh disalahkan karena dia lulus uji kepatutan dan kelayakan. Hanya saja kelihatannya dia tidak punya pengalaman operasional," ungkapnya

Menurut Syahrir, Ilham Soeroer memang berpengalaman dalam dunia perbankan hanya saja Ilham tidak berpengalaman dalam operasional perbankan. "Ilham latar belakangnya dari Bank Indonesia yang lebih bersifat pengawasan, pembinaan dan mengatur moneter. Begitu operasionalnya, kelabakan juga," tambahnya

Syahril mengakui bahwa pergantian Ilham Soeroer tidak terlepas dan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tengah salah satunya terkait dengan kredit macet. Bahkan dari tahun ke tahun sudah ada warisan kredit macet di bank pelat merah tersebut. "Makanya ini harus ditemukan masalahnya," tandasnya

Dia mengatakan, fasilitas Bank Sulteng saat ini sudah tersedia baik tinggal meningkatkan koordinasi dan strategi pasar. "Koordinasi dengan stakeholder internal maupun ekstral. Startegi dalam bisnis perbankan, baik dari sisi kredit, maupun dalam upaya menunjang perekonomian masyarakat," pungkasnya.**cahyo

Related posts