BJBR Genjot Kredit Rp32 Triliun - Pada 2012

NERACA

Jakarta-- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) optimistis penyaluran kreditnya bisa mencapai Rp32 triliun pada 2012. Pertumbuhan Kucuran kredit ini naik 19,85% dibanding akhir 2011 yang hanya Rp26,7 triliun. "Sampai akhir 2012 total kredit Bank BJB mencapai Rp32 triliun," ujar Direktur Komersial BJB, Entis Koeshendar di Jakarta, Kamis (1/3)

Total kredit di akhir 2011 yang telah disalurkan perseroan mencapai Rp26,7 triliun paling besar 72 persen dari kredit guna bakti kepada para pegawai, sementara untuk kredit komersial sebesar 17 persen, dan sekira 11 persen merupakan kredit mikro.

Menurut Entis, berdasarkan catatan per Februari total kredit sudah mencapai Rp27,4 triliun. Dari beberapa segmen kredit, seperti komersial dan mikro, perseroan mematok portofolio mencapai Rp6 triliun dan Rp8 triliun sampai akhir 2012.

Sebelumnya, BJBR melakukan penadatanganan kerja sama dengan PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) untuk fasilitas commercial line untuk penjaminan bank garansi dan penjaminan letter of credit atau surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN). "Untuk penjaminan garansi bank, ASEI diberikan fasilitas credit line sebesar Rp200 miliar," ujar Entis.

Zaafril mengatakan, fasilitas commercial line, memberikan fasilitas sampai Rp200 miliar, di mana ASEI boleh menyetujui, sehingga bank itu langsung mencairkan.

Sebelumnya, Entis pernah menyebutkan menargetkan penyaluran kredit pada 2012 meningkat menjadi Rp41 triliun. "Pada 2011, penyaluran kredit mencapai Rp27 triliun, 2012 diharapkan naik menjadi Rp41 triliun," ungkapnya

Penyaluran kredit tersebut di antaranya diberikan kepada sektor konsumer, mikro, komersial, dan sektor korporasi. "Kita ingin captive market konsumer yang kita pegang itu," singkat dia.

Sementara Untuk kredit sektor mikro, dia mengungkapkan pada 2012 dapat tumbuh menjadi Rp6 triliun dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp3 triliun. **cahyo

Related posts