Ini Cara Terbaik Menjaga Kesehatan dan Kualitas Sperma

Tantangan kesuburan menjadi satu hal yang rumit bagi tiap orang. Kesehatan sperma selalu dikaitkan dengan konsep kejantanan pria. Maka dari itu, bersikap proaktif terhadap kesehatan sperma kini menjadi penting. Sebuah analisis yang dilakukan pada 2017 lalu terhadap 43 ribu pria menemukan bahwa jumlah sperma di seluruh dunia menurun signifikan sejak 1973 hingga 2011.

Mengambil langkah tepat untuk kesehatan sperma mungkin hanya satu cara kecil yang bisa dilakukan. Namun, hal itu akan berdampak terhadap hidup Anda secara keseluruhan dikutip dari CNN Indonesia.com.

1. Pola makan yang baik

Anda adalah apa yang Anda makan, begitu pula dengan sperma Anda. Ada beberapa nutrisi yang perlu dipertimbangkan demi menjaga kesehatan sperma.

Anda bisa mengonsumsi daging, ikan, dan susu dengan kandungan vitamin B12 yang melindungi sperma dari peradangan. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi lebih banyak jeruk, kentang, tomat, dan bayam. Kandungan vitamin C yang ada di dalamnya dapat berkontribusi pada peningkatan jumlah sperma.

Kacang-kacangan telah lama dikaitkan dengan manfaatnya untuk kesehatan seksual. Sebuah studi yang meneliti 119 pria menemukan bahwa diet tinggi almond dan hazelnut selama 14 minggu berhasil meningkatkan jumlah sperma hingga 16 persen.

2. Olahraga rutin

Sebuah studi pada tahun 2005 menemukan bahwa kombinasi antara aktivitas rendah dan tingginya indeks massa tubuh (BMI) berkontribusi terhadap kualitas air mani yang buruk. Selain itu, kelebihan berat badan juga dapat memengaruhi testosteron yang dapat menurunkan dorongan seksual.

Olahraga rutin dan penurunan berat badan dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Tak perlu aktivitas fisik berintensitas tinggi, olahraga ringan juga bisa membantu. Anda bisa coba berlari kecil selama 20 menit setiap hari.

3. Gunakan bokser

Sebuah studi pada 2016 menemukan banyak perbedaan antara jenis pakaian dalam yang digunakan dengan kualitas sperma.

Penelitian lain pada tahun ini juga menyebut bahwa pria yang mengenakan bokser memiliki sperma yang lebih banyak hingga 17 persen daripada mereka yang mengenakan celana dalam. Namun, para peneliti mengingatkan bahwa hasil tak sepenuhnya konklusif karena mereka tidak mengukur faktor lain yang memengaruhi jumlah sperma.

Peneliti menyarankan Anda untuk menemukan cara agar tubuh dapat mengimbangi panas pada testis dari celana dalam dengan melepaskan lebih banyak hormon penghasil folikel yang menghasilkan sperma.

4. Tinggalkan kafein dan alkohol

Penelitian pada 2017 lalu menyebut bahwa kafein dan minuman ringan dapat merusak DNA sperma. Hal ini pula yang pada akhirnya dapat menurunkan jumlah sperma. Ulasan itu mencatat bahwa dua gelas kafein atau minuman ringan (soft drink) cukup aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, Anda juga perlu meninggalkan ketergantungan pada alkohol. Studi pada 2014 menyebutkan bahwa meminum lebih dari lima gelas alkohol per pekan dapat menurunkan jumlah sperma.

5. Minum vitamin

Untuk meningkatkan jumlah sperma, Anda bisa mengonsumsi beberapa suplemen harian. Beberapa suplemen yang mampu meningkatkan kualitas sperma di antaranya vitamin C yang mampu menambah jumlah dan memperbaiki gerakan sperma, vitamin D untuk meningkatkan testosteron, dan zinc.

Namun, perlu diingat bahwa Food and Drug Administration (FDA) tidak mengatur kemurnian suplemen sebagaimana dalam obat. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

6. Hindari terlalu banyak bahan kimia

Bahan kimia yang mengganggu hormon dapat bersembunyi di mana saja, termasuk salah satunya dalam produk perawatan pribadi Anda. Ada beberapa bahan kimia yang dikenal berbahaya untuk kesehatan reproduksi. Mereka bakal memengaruhi jumlah, pergerakan, dan bentuk sperma.

Beberapa bahan kimia yang perlu dihindari di antaranya timah yang ditemukan pada pipa, cat, tanah, dan debu. Anda juga perlu menghindari styrene dan aseton, plastik yang ditemukan dalam berbagai kemasan plastik.

Di sisi lain, Avni Kaul, nutrisionis dan ahli kesehatan mengungkapkan bahwa makanan yang baik untuk jantung berarti baik untuk penis. Ini adalah aturan dasarnya. "Konsumsi makanan yang kaya dengan lemak dan kalori tinggi dikombinasikan dengan gaya hidup sedenter bisa memicu sakit jantung dan juga ukuran penis yang kecil. Kurang olahraga atau aktivitas fisik juga meningkatkan kolesterol ke arteri dan mengurangi aliran darah ke penis," katanya.

BERITA TERKAIT

Ini Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Meski sepele, tapi bau mulut bisa berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Selain itu, bau mulut juga bisa jadi pertanda beberapa…

Kadar Gula Darah Tinggi Bahayakan Kesehatan

Upaya menjaga kadar gula darah dan membatasi asupan makanan bergula tak cuma harus diterapkan untuk penderita diabetes, tapi juga semua…

Ini Strategi Pariwisata Era Digital Menpar

Menpar Arief Yahya berbicara soal Paradox Marketing Strategy for Government Public Relations (GPR) Menuju Era Komunikasi 4.0 dalam acara Sinergi…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Kadar Gula Darah Tinggi Bahayakan Kesehatan

Upaya menjaga kadar gula darah dan membatasi asupan makanan bergula tak cuma harus diterapkan untuk penderita diabetes, tapi juga semua…

Ini Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

Meski sepele, tapi bau mulut bisa berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Selain itu, bau mulut juga bisa jadi pertanda beberapa…

Mengobati Luka Bakar dengan Bahan Alami

Luka bakar termasuk salah satu jenis luka yang paling sering mampir di tubuh. Luka bakar bisa terjadi saat sedang menggosok…