Anak Usaha SOCI Lunasi Utang Ke Kreditur

Anak usaha PT Soechi Lines Tbk (SOCI), PT Multi Ocean Shipyard (MOS) telah melunasi secara tunai utangnya kepada tiga kreditur pengaju PKPU di Pengadilan Niaga. Direktur SOCI, Paula Marlina dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, permasalahan utang piutang antara MOS dan Excellift Sdn, PT Kawasan Dinamika Harmonitama dan PT Alfa Tech Jaya telah selesai dengan pembayaran secara lunas.

Disampaikannya, proses yang sedang dijalankan MOS pada saat ini adalah proses pengesahan perdamaian yang telah ditandatangani. Untuk diketahui, MOS sebelumnya memiliki utang senilai SGD122,15 ribu kepada Excellift Sdn, Rp 228,85 juta kepada PT Kawasan Dinamika Harmonitama dan Rp108,35 juta kepada PT Alfa Tech Jaya.

Paula menyebutkan bahwa utang tersebut tidak memiliki potensi cross default dan SOCI tidak bertindak sebagai penjamin dari kewajiban tersebut. Dengan demikian, lanjutnya, kontrak-kontrak kerja dengan pemesan kapal seperti PT Pertamina tetap berjalan sebagaimana mestinya. Asal tahu saja, MOS sedang membangun 3 kapal tanker PT Pertamina (Persero) dengan rincian; 1 kapal perintis untuk Satuan Kerja Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Laut Pusat dan 2 kapal kenavigasian untuk Satuan Kerja Pengembangan Kenavigasian Pusat.

Konstruksi masih ditengah jalan, dengan persentase kemajuan konstruksi 3 kapal tanker sebesar 98.18%, 71,08% dan 61,20%; kapal perintis sebesar 88.29%; dan kapal kenavigasian telah selesai namun belum diserahkan. Perjanjian dengan Pertamina malah sudah diperpanjang hingga 2 kali dikarenakan PT Multi Ocean Shipyard tidak dapat menyelesaikan pembangunan kapal tepat waktu.

Disebutkan, nilai kontrak kepada dua pemesan itu mencapai US$ 69,2 juta. Sayangnya, dengan keterlambatan itu, Pertamina berpotensi mengalami pembengkakan biaya operasional karena membayar sewa US$ 12 ribu perhari atau US$ 35,08 juta. Sedangkan Hubla berpotensi mengeluarkan US$ 3.000 perhari atau US$ 1,88 juta dalam tiga tahun.

BERITA TERKAIT

Setor Modal Rp 11 Miliar - Mega Perintis Bikin Anak Usaha Pakaian Jadi

NERACA Jakarta  - Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) baru saja merampungkan pembentukan entitas anak usaha baru yang…

Pameran Jadi Cara Pemerintah Bantu Pemasaran Produk Usaha Kecil - Promosi Dagang

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan berkomitmen terus meningkatkan pemasaran produk usaha kecil menengah (UKM), salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran.…

Raih Pinjaman Rp 2,5 Triliun - Indoritel Jaminkan Saham Anak Usaha

NERACA Jakarta – Kantugi pinjaman senilai Rp 2,5 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Indoritel Makmur Internasional…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…