Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi PLN

Dinilai memiliki struktur permodalan yang cukup kuat, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menegaskan peringkat dua surat utang milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan peringkat Triple A (idAAA) dan Triple A (idAAA) syariah. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Yang pertama, Obligasi I tahun 2013 tahap II seri A senilai Rp 593 miliar. Sedangkan surat utang yang kedua adalah Sukuk Ijarah I tahun 2013 tahap II seri A senilai Rp 321 miliar. Keduanya akan jatuh tempo pada 10 Desember 2018. PLN akan menggunakan dana kas internal untuk membayar kedua obligasi yang akan jatuh tempo itu. Berdasarkan data yang dihimpun Pefindo, per 30 Juni 2018, PLN memiliki dana kas dan setara kas senilai Rp 28,1 triliun.

Penyematan rating idAAA merupakan rating tertinggi yang diberikan Pefindo. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen finansial surat utang jangka panjangnya, khususnya dibanding obligor Indonesia lainnya, adalah superior. Peringkat ini juga merefleksikan posisi PLN yang kuat dan besarnya dukungan dari pemerintah, fleksibilitas finansial yang kuat, posisi yang superior di market, dan tumbuhnya permintaan listrik di tingkat domestik.

Namun Pefindo memberi catatan, peringkat ini dibatasi oleh struktur permodalan dan proteksi arus kas yang akan tetap agresif untuk mendukung rencana belanja modal yang signifikan. Peringkat ini bisa diturunkan jika Pefindo menilai adanya pengurangan dukungan dari pemerintah. Sebagai perusahaan negara yang sepenuhnya bergerak dalam bidang pembangkitan, transmisi, dan distribusi listrik, PLN merupakan satu-satunya penghasil listrik terintegrasi di Indonesia. Kapasitas terpasang sampai akhir 2017 sebesar 42.656 megawatt (termasuk sewa).

BERITA TERKAIT

PERTEMUAN MENKO PEREKONOMIAN DAN MENKUMHAM - Bahas PR Kejar Peringkat 40 EoDB Dunia

Jakarta-Kemenko Perekonomian menilai masih banyak pekerjaan rumah (PR) dalam mengejar target kenaikan peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business-EoDB) ke urutan 40 besar…

NASIONALRE BERI PELATIHAN UNTUK MITRA BISNIS

Direktur Keuangan & SDM NasionalRe Sunarso (tengah) didampingi Aktuaris Perusahaan NasionalRe Faried Susanto (kanan) berbincang dengan salah seorang pengajar usai…

BDMN Bakal Terbitkan Obligasi Rp 2-3 Triliun

NERACA Jakarta – Kejar pertmbuhan kredit lebih agresif lagi, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) terus perkuat modal dengan rencana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mendapatkan Antusiasme Tinggi - LinkAja Diyakini Mampu Percepat Inklusi Keuangan

NERACA Jakarta - Perubahan aplikasi mobil money Tcash menjadi LinkAja mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari pelanggan yang memiliki akun Tcash…

Permintaan Pasar Meningkat - Tunaiku Genjot Pertumbuhan Pinjaman Renovasi Rumah

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pinjaman yang mudah didapat tanpa ribet, Tunaiku, kredit tanpa agunan berbasis online dari…

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…