Warna Sesuai Kepribadian dan Kebutuhan

Neraca. Beraneka macam karakter yang tercetus dari setiap warna hadir mengiringi perjalanan hidup manusia. Dengan warna, hidup menjadi lebih indah. Dalam dunia desain interior maupun eksterior, mengetahui karakter warna merupakan hal yang sangat penting guna mengaplikasikan warna yang sesuai dengan desain tata ruang dan kepribadian. Warna juga bisa mempengaruhi mood penghuninya.

Sentuhan warna di setiap dinding interior rumah mencerminkan kreativitas imajiner penghuni rumah yang sesuai dengan kepribadian mereka. Hal ini diyakini bisa menciptakan keseimbangan, melahirkan keharmonisan, serta kehidupan yang sempurna bagi seluruh penghuninya.

Arsitek Denny Indra mengatakan bahwa kekuatan suatu warna memiliki pengaruh besar terhadap penghuninya secara psikologi. Acap kali warna juga terkait erat dengan dunia fengsui. Ada banyak warna yang bisa dijadikan pilihan selain warna dasar. Namun, jika salah memilih, secara fengsui diyakini bisa memberikan efek yang tidak diinginkan.

Tak hanya itu, menurut Denny, warna memiliki karakter yang sangat unik. Beberapa warna mempunyai karakter membangkitkan energi, komunikatif, optimis, antusias, aktif, agresif, hangat, dan bersemangat. Ambil contoh merah. Warna ini bisa berkaitan dengan ambisi, memberikan kesan sensual, dan kemauan keras.

Warna lain yang memiliki karakter kuat adalah oranye. Menurut dia, warna ini mempunyai kesamaan dengan merah. Oranye melambangkan sosialisasi, kekuatan, percaya diri, juga membangkitkan suasana dan kreativitas. Tapi bila berlebihan, dapat merangsang perilaku hiperaktif.

Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning memang cocok dibalurkan di dinding ruang makan. Secara psikologis, warna-warna tersebut membantu merangsang selera makan.

Untuk mendapatkan pengalaman makan malam yang luar biasa, pilih warna hangat yang lebih tebal seperti creamy yellow, spiced orange, merah bata, wines, burgundy, dan dusty rose. Dengan warna ini, makanan yang tersaji menjadi makin menggoda selera dan membuat cair suasana.

Sebaliknya, dalam mengaplikasikan warna-warna terang hangat tersebut harus diterapkan dengan hati-hati dan penuh dengan kecermatan. Kuning benderang atau oranye mencolok, misalnya. Kedua warna ini cenderung membuat orang makan lebih cepat. Hal tersebut dapat kita lihat pada warna yang menutup dinding restoran cepat saji. Jika ingin memakai versi terang warna hangat, gunakan hanya sebagai aksen pada ruang makan. Paduannya dengan cat berwarna pekat di dinding. Hal ini niscaya membuat ruang makan menjadi makin menarik.

Menurut Denny, penggunaan warna yang kurang tepat justru bakal menimbulkan kesan menakutkan. Warna kuning terkadang memberikan kesan panas. Tapi disisi lain warna kuning dapat menarik pandangan mata dan menyenangkan. Warna ini sangat pas diaplikasikan di ruangan sempit agar terlihat lebih luas.

Contoh sederhana tadi menunjukkan bahwa Anda tidak boleh memandang sebelah mata kekuatan warna. Master fengsui Jane Kumala bahkan mengatakan, elemen warna dapat membuat hidup seseorang lebih berkualitas.

Related posts