Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa

NERACA

Jakarta - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance” atau “Perseroan”), hari Kamis (20/9), menyelenggarakan Seminar Sosialisasi dan Literasi Edukasi Industri Perusahaan Pembiayaan Indonesia dengan tema “Mengenal Lebih Dekat Perusahaan Pembiayaan dan Sukses Karir di Usia Muda”, bertempat di Jalan Jenderal Sudirman 51 Jakarta.

Selain edukasi keuangan, WOM Finance juga memberikan pengetahuan dan tips sukses berkarir diusia muda. Acara ini dihadiri oleh ±300 orang mahasiswa Universitas Atmajaya dengan pembicara Zacharia Susantadiredja selaku Direktur dan Ekanto Wijonosunu selaku Chief Human Capital Officer WOM Finance. Fokus utama yang dibahas dalam seminar ini adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat khususnya mahasiswa terhadap perusahaan pembiayaan.

Seminar literasi edukasi ini merupakan program berkelanjutan perusahaan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2014 kepada masyarakat mulai pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga sampai komunitas UMKM di berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan seminar literasi edukasi keuangan WOM Finance di Universitas Atmajaya ini merupakan kegiatan yang ketiga kali diselenggarakan di tahun 2018. Sebelumnya, kegiatan ini dilakukan di Universitas Widyatama Bandung dan STIE YPKN Yogyakarta.

Zacharia mengatakan pemberian pengetahuan kepada masyarakat merupakan hal yang sangat penting karena dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang perusahaan pembiayaan secara tidak langsung akan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.“Secara konsisten dan berkelanjutan kami berupaya untuk terus mengedukasi masyarakat agar memiliki pengetahuan literasi keuangan yang lebih baik sehingga masyarakat paham akan produk dan jasa perusahaan pembiayaan,” kata dia.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda. Pada 2000, Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

Pada 2005, Perseroan menjadi bagian dari kelompok usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) setelah mengakuisisi 43% kepemilikan saham Perseroan. Pada 2015, Perseroan melakukan right issue melalui Penawaran Umum Terbatas, di mana MBI bertindak sebagai standby buyer. Dalam right issue ini, Perseroan menerbitkan 3.481.481.480 saham baru. Kemudian kepemilikan saham MBI di Perseroan naik menjadi 68,55%. Pemegang saham terbesar kedua di Perusahaan adalah PT Wahana Makmur Sejati dengan jumlah kepemilikan saham sebesar 23.2% dan publik sebesar 8,2%.

Sejumlah penghargaan juga telah diterima perusahaan dikuartal III tahun 2018 diantaranya Service Quality Award – Kategori Financial Automotive 2W, Indonesia Enterprise Risk Management Award II – Kagetori Perusahaan Multifinance Tbk, Top Multifinance – Kategori Aset 5 – 10 Triliun dan TOP CEO Multifinance dan Indonesia Corporate PR Award – Kategori Top 5 Popular Company in Multifinance Sector.

Sampai dengan 31 Juli 2018, Perusahaan memiliki 188 kantor jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia untuk melayani ± 875 ribu pelanggan aktifnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Prudential Berikan Pelatihan Literasi Keuangan ke 2.500 Perempuan

    NERACA   Jakarta - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali mengadakan rangkaian kegiatan Pelatihan Literasi Keuangan untuk…

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif - Sukabumi Harus Bangun KEK dan Menjadi Destinasi Wisata

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif Sukabumi Harus Bangun KEK…

Menyatukan Asa untuk Mewujudkan Swasembada Pangan

Oleh: Sumarwoto Indonesia pada tahun 1984 pernah menorehkan sejarah dengan terwujudnya swasembada pangan karena produksi beras kala itu mencapai kisaran…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan NERACA Jakarta - Dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau dikenal…

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96%

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96% NERACA Kuningan – Objek pajak di lingkup kota memang sudah sejak lama susah ditarget…

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Badan Pengawasan Obat dan…