Sinarmas AM Targetkan Dana Kelola Rp 500 Miliar - Terbitkan Produk ETF Pertama

NERACA

Jakarta – Ramaikan produk Exchanged Traded Fund (ETF) di pasar modal, PT Sinarmas Asset Management menerbitkan reksa dana indeks Simas ETF IDX 30 untuk kali pertamanya dengan kode XSBC. Ditawarkan pada pasar primer dan juga pasar sekunder, perseroan menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) untuk produk ETF ini Rp 300 miliar hingga Rp500 miliar.”Target kami tahun pertama Rp300 miliar hingga Rp500 miliar," kata Direktur PT Sinarmas Asset Management, Jamial Salim di Jakarta, kemarin.

Dirinya optimistis target itu akan terealisasi. Apalagi, tren investasi reksa dana saat ini tengah mengarah ke produk yang dikelola secara pasif sejalan dengan tingginya volatilitas indeks harga saham gabungan (IHSG). Jamial menilai, potensi pengembangan industri reksa dana ETF ke depan sangat terbuka. Apalagi, sejauh ini masih belum terlalu banyak manajer investasi yang menyediakan produk derivatif ini.”Tren ETF di Indonesia dari tahun ke tahun juga meningkat. Jadi peluang ini ke depan semakin besar, celahnya masih ada untuk dikembangkan," ujarnya.

Adapun IDX30 dipilih karena dianggap berhasil mencatatkan kinerja yang cukup baik, bahkan melampaui indeks. Selain itu, saham-saham yang ada di dalam indeks itu juga terbilang likuid. Saat ini, total dana kelolaan perseroan mencapai Rp25 miliar, sesuai dengan target yang ditentukan pada awal tahun. Pada akhir tahun nanti Jamial memprediksi AUM akan berada di kisaran Rp26 miliar.

Sementara Direktur Utama PT. Sinarmas Asset Management, Alex Setyawan WK menjelaskan, bagi investor yang ingin berinvestasi pada reksa dana Simas ETF IDX30 melalui pasar primer dapat membeli dengan hanya 1 unit kreasi atau setara dengan 100.000 unit penyertaan (+/- Rp. 10.000.000,-), produk ini juga dapat investor beli melalui pasar sekunder minimal dengan 1 lot untuk setiap pembeliannya. Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 dikelola dengan menggunakan saham - saham yang ada pada indeks IDX30.

Reksa dana Indeks Simas ETF IDX30 merupakan kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya dicatat dan diperdagangkan di bursa efek seperti layaknya saham. Seperti halnya reksa dana pada umumnya, pada ETF terdapat pula manajer investasi dan bank kustodian sebagai pengelola.

BERITA TERKAIT

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar - Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru NERACA Gading…

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar - Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru NERACA Gading…

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar - Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru

Paramount Land Luncurkan ‘Grand Amarillo’ di Gading Serpong Senilai ± Rp350 Miliar Bertepatan dengan Pembangunan Infrastruktur Pendukung Baru NERACA Gading…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Catatkan 3.353 Investor - Kalteng Urutan 23 Jumlah Investor Terbanyak

NERACA Palangka Raya - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat hingga akhir September 2018 jumlah investor di Provinsi Kalimantan…

Puradelta Bukukan Penjualan Rp 651 Miliar

NERACA Jakarta - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan marketing sales menjadi Rp651 miliar sepanjang Januari – September 2018. Dengan…

Sunson Textile Bukukan Laba Rp 15.05 Miliar

Sampai dengan September 2018, PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM)  mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp15,05 miliar atau membaik dibanding periode…