Enterpreneur Property Dari Ranah Minang - Direktur Utama PT Broadbiz Asia : Roby Irwanto

Necara. Saat sore mulai merapat, pertemuan dengan sosok entrepreneur muda berdarah Minang Sumatera Barat ini, akhirnya terwujud. Di sebuah mall bilangan Jakarta Selatan, pengusaha property berusia 36 tahun ini tampil sederhana, berkemeja batik dan sepatu casual.

“Apa kabar Mas,” ucapnya menyapa, tangannya cepat menyambar bersalaman. Sikap gesit, dinamis, dan santun, sekejap tertanam di benak. Dialah Roby Irwanto, Direktur Utama PT Broadbiz Asia, sebuah perusahaan pengembang property. Paragon Village-Karawaci Tangerang, Paragon Residence Serpong, Giri Mukti Residence-Sumedang, dan Paragon Square-Kota Tangerang, menjadi bukti kesuksesan pengusaha muda ini.

Nyatanya Roby akrab ia disapa tidak sendirian, seorang pria paruh baya menemaninya menikmati secangkir kopi hangat. Tak kalah ramah, ia pun tersenyum. Dialah pengusaha Basril Djabar, pemilik Harian Singgalang, koran terbesar di Kota Padang sekaligus Komisaris PT Semen Padang, yang tak lain adalah ayahanda tercinta. “Ya beginilah kalau kita ada waktu untuk berkumpul,” ucap Roby membuka perbincangan dengan santai. Maka lengkaplah pertemuan sore ini.

Pertumbuhan area urban di kawasan pinggir kota, kata Roby, mulai banyak dilirik oleh para pengembang. “Selain potensi bagi wilayah industri, secara ekonomi pertumbuhan terus berkembang,” ucapnya menjelaskan mengapa ia memilih kawasan Tangerang untuk membangun apartemen sekaligus pusat perbelanjaan “Paragon Square.”

Paragon Square, hunian bergaya dan modern berkapasitas 1.200 unit di Wilayah Karawaci-Tangerang yang dikembangkan BroadBiz Asia, memang kini menjadi perhatian publik, khususnya para pengembang.

Kemudahan akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang hanya berjarak 5,6 KM dari pintu tol menjadikan Paragon Square banyak diminati kalangan menengah serta para pebisnis. Terlebih selain konsep hunian yang modern dengan fasilitas bisnis terlengkap, Paragon Square bekerjasama dengan Commonwealth Life menawarkan keuntungan lain.

Mengusung kampanye, ‘Miliki Apartemen Hanya Dengan Rp 1’, BroadBiz Asia mengkolaborasikan produk apartemen dengan produk investasi lain sehingga konsumen memperoleh keuntungan lain di luar keuntungan dari kenaikan nilai apartemen itu sendiri.

Roby menjelaskan bahwa dengan memiliki apartemen hanya dengan Rp 1, akan memungkinkan pembeli mengeluarkan Satu Rupiah saja untuk pembelian setiap unit apartemen. Pengembalian investasi ini bahkan dapat mendekati harga beli pertama kali.

“Keuntungan ini dapat diperoleh setiap konsumen dengan syarat, konsumen atau investor mencairkan produk investasinya (bukan unit apartemen yang dibeli atau ditinggali) dalam jangka waktu 10 tahun ke depan,” ungkapnya.

Artinya, selain keuntungan dari kenaikan nilai apartemen dan potensi pendapatan sewa, konsumen atau investor juga akan mendapatkan pengembalian dana sebesar harga beli apartemen. Di sisi lain, konsumen juga akan memperoleh proteksi ganda dalam bentuk pertanggungan asuransi selama masa 10 hingga 15 tahun. Luar biasa.

Paragon Square yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman Km 13 No. 71 Tangerang ini, terdiri dari empat menara (tower), masing-masing 25 lantai dengan total 1.272 unit. Selain hunian apartemen, Paragon Square juga akan dilengkapi dengan perkantoran, pusat perbelanjaan dan kebugaran, serta pusat makanan food and beverages (F&B). Paragon Square diluncurkan dengan harga mulai dari Rp 180 juta untuk tipe studio, dan Rp 300 juta untuk tipe dua kamar.

Jalan Menuju Sukses

Roby sebetulnya bisa saja memilih bergabung di kerajaan bisnis ayahnya. Namun ia memilih jalan lain. “Ya meski sampai saat ini, saya masih mempertimbangkan untuk bergelut di bisnis media,” ungkapnya bereaksi atas tawaran sang ayah.

Jiwa bisnis Roby memang sudah tumbuh sejak masih di bangku SMP. Pada usia remaja, dia sering berjualan es lilin dan donat di sekolahnya. “Sepulang sekolah di sore hari,” ungkapnya mengenang, ia berbelanja lalu membuat adonan es dan donat, “Nanti waktu subuh, saya bangun dan menggoreng donat dan menyiapkan es lilin,” ucapnya bercerita.

Kegigihan penggemar kuliner ini, terus berlanjut hingga dia memilih menjadi sales properti Lippo Karawaci, usai merampungkan pendidikannya sebagai sarjana ekonomi pembangunan di Universitas Trisakti. “Saya banyak belajar sebagai pengusaha properti saat bergabung di Lippo,” tuturnya yang mengawali kariernya sebagai staf penjualan pada 1997.

Posisi sebagai Manajer Senior Penjualan dan Pemasaran Lippo sejak tahun 2000 pun kemudian dia lepaskan, dan mengikuti program pensiun dini pada 2003. Ia merasa sudah saatnya menyambut panggilan hatinya menjadi pengusaha properti.

Dengan bekal pengetahuan dan beberapa lokasi lahan yang sempat dibelinya semasa bekerja, Roby melangkah sebagai pengusaha properti. Di bawah bendera PT Broadbiz Asia, diawali dengan membangun rumah seorang kliennya di Lippo Karawaci seluas 150 m2, “Dengan uang muka 40% dari nilai proyek, pekerjaan itu berhasil rampung dalam waktu 10 bulan,” jelas Roby. Bisnis pun mulai menggeliat. Dari satu klien yang puas, kemudian 200 rumah klien lainnya mampu dibangun hingga 2008.

Kepak sayap Broadbiz Asia pun kian membentang. Roby mulai menjelma sebagai seorang pengusaha pengembang. Bersama mitranya, ia membangun Perumahan Gintung Residence, kompleks yang terdiri dari 42 town house alias rumah bandar di kawasan Situ Gintung, Ciputat. Lalu membangun Girimukti Residence, kompleks berisi 205 rumah sederhana di Desa Sumedang, Jawa Barat, membangun indekosan 22 unit dalam tiga tingkat di Vila Permata Lippo, Karawaci, dan beberapa proyek lainnya hingga pembangunan Paragon Village yang kini dia pasarkan.

Bahkan tahun ini, Broadbiz Asia telah meluncurkan proyek mini CBD dengan kapitalisasi sebesar Rp 650 miliar di Tangerang dan hunian berupa landed house di Bumi Serpong Damai (BSD). Ketiganya diharapkan selesai dalam 2-3 tahun ke depan. “Investasi di bidang properti masih menjadi pilihan investasi yang paling menguntungkan,” ucap Roby, yang tetap berhasrat mengepakkan sayap Boardbiz menuju jantung Kota Jakarta.

Related posts