CIMB Niaga Rilis Obligasi Rp 1,012 Triliun

Danai ekspansi bisnisnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah menetapkan bunga tiga seri obligasi senilai Rp1,012 triliun. Dengan demikian, nilai total obligasi berkelanjutan II Bank CIMB Niaga Tahap IV tahun 2018 turun dari target semula sebesar Rp1,25 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Rencananya, obligasi itu diterbitkan dalam tiga seri. Pertama, seri A senilai Rp766 miliar berbunga tetap 7,5% dana akan jatuh tempo pada 30 September 2019. Seri B senilai 137 miliar berbunga tetap 8,5% dan akan jatuh tempo 20 September 2021. Berikutnya, seri C senilai Rp118 miliar berbunga tetap 8,8% dan akan jatuh tempo pada tanggal 20 September 2023. Sebelumnya, penjamin emisi obligasi tersebut yakni PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas akan menjamin penerbitan obligasi itu dengan nilai Rp1,25 triliun dan Rp250 miliar lagi akan dijamin dengan kesanggupan terbaik atau best effort.

Sebagai informasi, PT Bank CIMB Niaga Tbk secara konsolidasi mencatat laba bersih sepanjang semester pertama 2018 Rp 1,7 triliun. Laba ini naik 28,1% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 1,3 triliun di semester I tahun lalu. Kenaikan laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan non bunga 32,6% yoy menjadi Rp 1,8 triliun. Selain itu, kenaikan laba ini juga didorong oleh penurunan pencadangan 27,1% yoy menjadi Rp 1,5 triliun dari periode sama 2017 Rp 2,1 triliun. Di sisi lain, pendapatan bunga bersih bank turun 5,4% yoy menjadi Rp 5,9 triliun dari periode sama 2017 Rp 6,3 triliun. Biaya operasional bank naik 3,4% yoy menjadi Rp 3,8 triliun.

BERITA TERKAIT

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

Saham SLIS Masuk Pengawasan BEI

Melesatnya perdagangan saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) di luar kewajaran sejak pencatatan saham perdana, membawa perdagangan saham produsen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Mobil Astra International Turun 6,7%

NERACA Jakarta – Bisnis otomotif yang masih lesu masih dirasakan PT Astra International Tbk (ASII). Dimana emiten produsen otomotif ini…

Bidik Pasar Millenials - Topping Offf Emerald Bintaro Tepat Waktu

NERACA Jakarta- Menyusul serah terima kunci apartemen A yang tepat waktu di tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk sebagai…

Laba Bersih Unilever Terkoreksi 24,37%

NERACA Jakarta – Pencapaian kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk di kuartal tiga tercatat negatif. Dimana perseroan dalam laporan keuangannya…