Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9). Suspensi dilakukan karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Padahal saham ABBA itu baru diperdagangkan kembali pada Selasa (18/9) setelah disuspensi pada perdagangan sehari sebelumnya. Hanya saja, pergerakan saham ABBA langsung melejit secara signifikan setelah dibuka kembali.

Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya memaksa melakukan penghentian sementara di pasar reguler dan pasar tunai sejak perdagangan 19 September 2018 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut. BEI juga mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Pada perdagangan kemarin, saham ABBA langsung melejit ketika dibuka. Jelang penutupan perdagangan, saham perseroan menanjak hingga 34,48% ke posisi Rp195. Angka ini terbilang cukup tinggi, mengingat ABBA bertahan cukup lama menjadi saham gocap, alias hanya berharga Rp50.ABBA adalah emiten yang bergerak di bidang media dan hiburan, termasuk penyiaran dan percetakan.

Kemarin, perseroan juga menyampaikan rencana menggelar paparan publik insidentil. Direktur ABBA Ahmad Aditya mengumumkan public expose insidentil akan dilakukan pada Kamis (20/9) di Gedung BEI. Namun, tidak dijelaskan apa yang akan disampaikan dalam kegiatan tersebut. Sementara Direktur Utama Mahaka Media, Adrian Syakawie pernah bilang, pihaknya menyerahkan semuanya ke mekanisme pasar yang terjadi terkait soal pergerakan saham perseroan.”Aksi korporasi belum ada, masa depan masih cerah. Ini respon pergerakan dari pasar,” ujar Adriannya.

Dirinya menyakini, lonjakan harga saham ABBA ini respon positif investor yang mengetahui masa depan industri media masih akan baik.

BERITA TERKAIT

Saham Super Energy Masuk Pengawasan BEI

Lantaran pergerakan harga sahamnya melesat tajam di luar kebiasaan atau disebut unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Super Energy…

Malindo Bagikan Dividen Rp 16 Per Saham

NERACA Jakarta - Emiten yang bergerak produksi pakan ternak, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) akan membagikan dividen interim dari laba…

Kota Satu Properti Lepas 500 Juta Saham - Rencanakan Go Public

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun 2018, minat perusahaan untuk go public masih cukup tinggi dan salah satunya adalah PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…