Tol JORR Berlakukan Contraflow Sampai 3 Oktober

NERACA

Bekasi - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan uji coba rekayasa lalu lintas 'contraflow' atau lawan arah di ruas Jalan Tol lingkar Luar Jakarta (JORR) Cikunis arah Pondok Indah mulai 19 September hingga 3 Oktober 2018. "Mulai besok, kami akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas contraflow di Tol JORR segmen Kalimalang-Cikunir mulai dari KM 47+750 sampai KM 45+650 mulai pukul 08.0-10.00 WIB," kata Kepala Divisi Manajemen Operasi PT JLJ, Thomas Dwiatmanto di Bekasi, Selasa (18/9).

Uji coba akan dilakukan dalam kurun waktu dua pekan dan dilakukan pada hari kerja kecuali pada hari Sabtu dan Minggu. Pelaksanaan uji coba contraflow diharapkan dapat mengurai kemacetan perjalanan pengguna jalan tol JORR di Simpang Susun Cikunir, khususnya pengguna jalan tol dari arah Bintara, Kota Bekasi menuju Pondok Indah, Jakarta.

Menurut Thomas, pengguna jalan tol selama ini terhambat oleh antrean kendaraan yang akan menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek karena pada jam-jam tersebut terjadi peningkatan volume lalu lintas angkutan barang. "Kondisi ini merupakan dampak berakhirnya jam pemberlakuan waktu pembatasan kendaraan angkutan barang yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Selain itu, kata dia, adanya pekerjaan infrastruktur di koridor Jakarta-Cikampek seperti proyek Jalan Layang Cikampek II (Elevated), Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga mempengaruhi tingkat kepadatan di Jalan Tol JORR. "Penerapan contraflow ini diharapkan mereduksi penumpukan kendaraan yang seringkali terjadi pada jam - jam sibuk dan akhir pekan terutama di SS Cikunir," katanya.

Bila uji coba ini menunjukkan hasil signifikan, kata Thomas, maka akan diberlakukan pada arah sebaliknya sampai lalu lintas di Simpang Susun Cikunir kembali normal dengan selesainya proyek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Hasil uji coba contraflow akan dievaluasi, jika dinilai efektif maka akan dilaksanakan secara rutin dengan memperhatikan kondisi lalu lintas dan bahkan akan dilaksanakan juga untuk jalur A (Arah Pondok Indah menuju Bintara)," katanya.

Uji coba rekayasa lalu lintas ini dilaksanakan dengan melibatkan pihak Kepolisian, Patroli Jalan Raya (PJR) Jaya III. Pada uji coba contraflow ini, pengguna jalan tol dari arah Rorotan, Cakung maupun Bintara yang akan melakukan perjalanan menuju arah Jatiasih atau Pondok Indah akan dialihkan ke menuju jalur contraflow. "Pengguna jalan tol diharapkan mematuhi perambuan dan arahan petugas Jasa Marga yang siaga di lapangan," katanya. Uji coba ini dilakukan oleh PT JLJ selaku pengelola Ruas JORR Seksi Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung) dan Seksi E3 (Cakung-Rorotan).

Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan berbagai perubahan tarif terkait jalur tol telah dikalkulasi dengan seksama. "Tidak ada kenaikan tarif terselubung yang akan meningkatkan pendapatan dan memberikan keuntungan tambahan bagi BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) terkait," kata Menteri Basuki.

Pemerintah menerapkan kebijakan integrasi transaksi tol sebagai tahapan menuju transaksi tol menerus atau "multi lane free flow" (MLFF) yang akan diberlakukan pada 2019. Kebijakan ini juga telah sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol sebagaimana telah diubah terakhir dengan PP No 30 tahun 2017, dimana jalan tol disyaratkan memiliki tingkat pelayanan dan kenyamanan tinggi dibandingkan jalan umum dan dapat melayani arus lalu lintas jarak jauh dengan mobilitas tinggi. Integrasi transaksi tol akan dilanjutkan yakni pada ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) setelah sebelumnya di ruas tol Jakarta-Palimanan-Brebes Timur (2016), Jakarta-Tangerang-Merak (2017), Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan Tol Semarang seksi ABC (2018).

BERITA TERKAIT

Gubernur Jabar: Tol Cigatas Dongkrak Perekonomian di Garut

Gubernur Jabar: Tol Cigatas Dongkrak Perekonomian di Garut NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil…

Lewat Tol Trans Jawa, Angkutan Logistik Layak Disubsidi

  NERACA Jakarta - Tarif angkutan logistik tertentu di jalan tol, khususnya Tol Trans Jawa dinilai layak disubsidi sebagai solusi…

Tarif Tol Trans Jawa Bakal Turun - Mempertimbangkan Kontrak dan Investasi

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan penurunan tarif tol…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

MRT Dinilai Tak Pengaruhi Pasar Otomotif

    NERACA   Jakarta - Pasar otomotif di wilayah Jakarta dan sekitarnya dinilai tidak akan terpengaruh dengan kehadiran Moda…

Harga Avtur Turun, Maskapai Diminta Turunkan Harga Tiket

    NERACA   Jakarta - Sejumlah kalangan meminta maskapai penerbangan nasional menurunkan harga tiket pesawat menyusul penurunan harga avtur.…

WIKA Jajaki Peluang Proyek Infrastruktur Di Papua Nugini

      NERACA   Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Wijaya Karya (WIKA) menjajaki berbagai peluang proyek…