Dyandra Bukukan Net Profit Tumbuh 200%

NERACA

Jakarta – Di paruh pertama tahun 2018, PT. Dyandra Media International Tbk (DYAN) menorehkan kinerja keuangan yang cukup apik. Pasalnya, emiten yang bergerak di industri meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE) mencatatkan penjualan tumbuh 14,66%, dengangross profittumbuh 19,47% dari tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

DYNA juga membukukan operating profit tumbuh 250% dengannet profitmeningkat 200% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sehingga, EBITDA DMI di semester satu tahun 2018 ini naik 161,5% menjadi Rp 68 miliar. Pendapatan perseroan secara keseluruhan merupakan hasil kontribusi dari setiap unit bisnis, dengan bisnisevent and exhibition organizer businessyang berkontribusi 67%,supporting event business13%,venue owner and hall management business12%, dan hotel/property owned businessberkontribusi sebesar 8%.

Untuk meningkatkan kinerja operasional dan keuangan perseroan yang telah meningkat tersebut, DMI menyiapkan berbagai strategi untuk tetap menjaga eksistensinya. Yakni, mengembangkan pameran yang sudah dipegang setiap tahunnya dan menggelar pameran baru. Kemudian, mengembangkan bisnisentertainment, serta terus berinovasi dengan mencari klien-klien baru ataupun event di industri yang berbeda.

Strategi lainnya, efisiensi dan pengendalian biaya yang berkelanjutan di berbagai aspek di seluruh unit bisnis perusahaan dan pengembangan bisnis baru yaitudigital agency. Untuk menangani bisnis baru tersebut, perseroan membentuk perusahaan baru bernama Underlined. Perusahaan baru ini diharapkan akan menjadione-stop solutionuntuk kebutuhan digital dari para klien, baik perorangan maupun perseroan, dari segi strategi maupun pengelolaannya dalam menghadapi era digital ini.

DYAN menegaskan dengan strategi bisnis yang sudah dirumuskan dengan sangat matang, proyeksi laporan keuangan di akhir tahun nanti diharapkan makin meningkat. Dari segisales, misalnya, perseroan berharap bisa mencapai 6,7%, dengangross profit meningkat mencapai 23,61%. Sedangkan dari sisioperating profit, proyeksi akhir tahun diharapkan dapat meningkat sebesar 1.050%, dengannett profitnaik 188%.

Perseroan berkomitmen akan terus memperbaiki kinerja dan peningkatan penjualan melalui berbagai aspek, diantaranya menghadirkan inovasi pada event dan pameran, berkompetisi dalam bisnis digital, penyelenggaraan event internasional di ruang konvensi milik perseroan dan akan tetap mencanangkan efisiensi dalam menjalankan bisnis Perseroan untuk mencapai target laba yang lebih baik.

BERITA TERKAIT

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

Patok Harga IPO Rp 103 Per Saham - Nusantara Properti Raup Dana Rp 200 Miliar

NERACA Jakarta – Menyusul emiten yang sudah tercatat di pasar modal awal tahun ini, bakal di ikuti PT Nusantara Properti…

Diburu Profit Taking, Laju IHSG Makin Loyo

NERACA Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (14/1) awal pekan kemarin, seharian berada di zona…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…