Saham ABBA Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau unusual market activity),”Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," kata P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga diminta untuk mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasi. Bursa juga mengimbau agar investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan dalam RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Disampaikannya, pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sebagai informasi, sepekan kemarin, saham ABBA terus melejit dan pada perdagangan Kamis (13/9) berada pada posisi Rp117. Padahal sebelumnya ABBA cukup lama parkir di level Rp50.

Semester pertama tahun 2018, ABBA mencatatkan rugi bersih Rp 7,32 miliar. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,12 miliar. Perseroan menjelaskan, kenaikan rugi disebabkan adanya penurunan dari sisi penjualan bersih perusahaan. Tercatat penjualan bersih turun 33,18% yoy menjadi Rp 90,36 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 135,23 miliar.

Kendati demikian, dari sisi aset, terdapat peningkatan yang cukup signifikan menjadi Rp 533,65 miliar, naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 428,22 miliar. Hal ini terjadi karena adanya kenaikan pada akun investasi pada efek ekuitas yang diantaranya adalah peningkatan penerbitan buku baru, pembelian gameboard dan peningkatan uang muka untuk inhouse production dan news.

BERITA TERKAIT

BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham - Siapkan Sanksi Tegas

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…

PTBA Berharap Masuk Daftar Indeks MSCI - Market Cap Tumbuh Besar

NERACA Jakarta – Kembali boomingnya bisnis pertambangan batu bara, diharapkan membawa dampak pada pertumbuhan bisnis dan kinerja PT Bukit Asam…

Komitmen BEI Permudah Persyaratan Pencatatan - Siapkan Perubahan Peraturan

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan transaksi dan emiten di pasar modal lebih agresif lagi, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…