Membangun Sejak Dini Investasi Saham - Komunitas MNC Gemesin Asia Charts

NERACA

Jakarta – Perkuat basis investor lokal di pasar modal, PT MNC Sekuritas dan komunitas saham Asia Charts Indonesia bekerja sama membentuk Komunitas MNC GEMESIN Asia Charts. Komunitas ini diharapkan mampu menjadi media untuk mensosialisasikan Gemar Menabung Saham Indonesia (GEMESIN) kepada masyarakat di Tanah Air.

Direktur IT & Online Trading MNC Sekuritas, Fifi Virgantria berharap komunitas ini bisa menjadi lini depan MNC Sekuritas dalam menggerakkan budaya menabung saham sejak dini.Menurutnya, besarnya peluang investasi di pasar modal Tanah Air seharusnya dimanfaatkan investor domestik untuk mendapatkan keuntungan.

Bagi investor pemula, produk tabungan saham dengan manfaat tambahan proteksi yaitu MNC GEMESIN Plus adalah produk yang tepat.“Tidak banyak yang tahu bahwa investasi saham cukup bermodalkan Rp100.000 saja. Kami ingin semua orang menyadari bahwa pasar modal bukan hanya untuk segelintir orang. Kesempatan memperoleh keuntungan dari pasar modal terbuka bagi siapa pun yang konsisten dan rutin menabung saham,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Co-founder Asia Charts Indonesia Darwin Teh menambahkan pihaknya berinisiatif membentuk komunitas MNC GEMESIN Asia Charts dilatarbelakangi banyaknya investasi bodong yang menjebak masyarakat. Dia berharap masyarakat mendapatkan edukasi mengenai investasi pada wadah yang tepat yaitu tabungan saham MNC GEMESIN Plus.”Saat ini komunitas MNC GEMESIN Asia Charts telah memiliki lebih dari 1.000 anggota. Jumlah ini terus bertambah setiap harinya. Selain di Jakarta, komunitas ini juga telah terbentuk di kotakota lainnya, antara lain: Bogor, Tangerang, Surabaya, Solo, Ngawi, Cirebon, Cilacap, Purwokerto, Parepare, Makassar, Medan, Manado, Yogyakarta, Semarang, Bali, Pekanbaru,” jelas Darwin.

Darwin meyakini pertumbuhan komunitas yang sifatnya masif ini akan menjadi wadah edukasi yang efektif bagi para anggotanya untuk dapat saling berinteraksi dan mengembangkan keterampilan investasi saham bersama-sama. Ditunjang sistem yang canggih dari MNC Sekuritas, dia optimis komunitas ini akan dengan mudah mendapatkan hati masyarakat Indonesia.

Sebelumnya direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno pernah bilang, pentingnya memperkuat basis investor lokal guna menopang kinerja pasar saham domestik.”Kita lihat, sebenarnya investor asing cenderung keluar. Namun, transaksi investor lokalnya cukup bagus, intinya tidak seperti asing yang cenderung keluar," ujarnya.

Dia mengemukakan bahwa frekuensi transaksi di pasar saham domestik saat ini relatif masih cukup bagus, yakni lebih tinggi dibandingkan bursa saham Thailand. Disebutkan, frekuensi cukup tinggi sekitar 390.000 transaksi per hari di atasnya Thailand dan mungkin tertinggi di Asean. Menurut Inarno, frekuensi transaksi yang tinggi itu menunjukkan bahwa industri pasar modal secara fundamental masih kuat meski dibayangi sentimen negatif eksternal.”Masih baik, tetapi kita juga tidak bisa terlepas dari faktor eksternal. Ada kejadian diluar dapat juga berdampak ke pasar kita," katanya.

BERITA TERKAIT

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…

Manufaktur - Peningkatan Investasi Perkuat Struktur Industri Elektronika

NERACA Jakarta – Industri elektronika di Indonesia diyakini akan semakin kuat struktur manufakturnya seiring masuknya sejumlah investor baru. Peningkatan investasi…

Alokasikan Dana Rp 1,2 Triliun - Tower Bersama Buyback 110,94 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, beberapa perusahaan masih mengandalkan aksi korporasi buyback saham. Hal inilah yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Libur Sekolah dan Lebaran - Laba Bersih ROTI Melesat Tajam 153,82%

NERACA Jakarta – Emiten produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) membukukan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan…

Benahi Fundamental Bisnis - KS Rencanakan Tiga Anak Usahanya Go Public

NERACA Jakarta – Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal atau go public cukup besar, namun sayangnya dari sekian…

Permintaan Obligasi Indosat Capai 1,7 Kali

NERACA Jakarta  -Aksi korporasi PT Indosat Tbk (ISAT) menerbitkan surat utang senilai total Rp 3,38 triliun yang terdiri dari obligasi…