Dukungan Sri Mulyani Makin Menguat - Bursa Presiden World Bank

NERACA

Jakarta---Terus meningkatnya polling yang mengunggulkan mantan Menkeu Sri Mulyani menjadi Presiden Bank Dunia (World Bank) membuat pemerintah Indonesia merasa bangga. Karena ini menjadi prestise tersendiri bagi Indonesia. "Tentu saja kita senang, apalagi nanti yang terpilih orang Indonesia, lebih senang lagi kita. Kita dukunglah pokoknya kalau misalnya jadi presiden baru namanya pecah rekor," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa kepada wartawan di Jakarta,28/2

Menurut Hatta, harapan mantan menteri keuangan tersebut terpilih menjadi presiden Bank dunia demikian tinggi. Masalahnya, hal tersebut merupakan sebuah rekor, ada orang yang berasal dari Indonesia bisa memimpin salah satu lembaga internasional bergengsi tersebut.

Dikatakan Hatta, dengan adanya polling tersebut membuktikan bahwa Indonesia masih dipercaya oleh dunia untuk memimpin Bank Dunia nantinya. "Pokoknya kita senang dong. Untuk pertama kalinya negara kita yang mendapatkan kepercayaan sebagai presiden itu. Kita harus dukung," paparnya.

Namun Hatta menolak apabila dikatakan ada pemberontakan dari negara-negara berkembang untuk menjadi Presiden Bank Dunia. “Jadi jangan dibilang ada pemberontakan dari negara-negara berkembang akan tetapi mereka ingin lebih ingin transparansi dan keterwakilan yang cukup dari negara berkembang seperti kita ini,” imbuhnya

Seperti diketahui, dukungan kepada Sri Mulyani ini dalam sebuah polling mengalahkan nama-nama bakal calon dari negara berkembang lainnya. Dominasi suara dalam polling yang dilakukan worldbankpresident.org, Senin (27/2/2012) pukul 08.00 WIB, mengarah ke Sri Mulyani. Dia menyabet sebanyak 11.492 suara, atau 86% dari total voters yang berjumlah 13.422.

Kompetitor terdekat Sri Mulyani yang sekarang menjabat managing director Bank Dunia dalam polling tersebut adalah Kemal Dervis. itu pun terpaut cukup jauh. Darvis baru mengumpulkan sebanyak 1.118 suara, atau delapan persen.

Namun polling ini memang tidak bisa dijadikan patokan Sri Mulyani bakal terpilih jadi Presiden Bank Dunia. Pemilihan Presiden akan ditentukan oleh Dewan Direksi Eksekutif Bank dunia melalui wawancara hingga akhirnya terpilih tiga calon terkuat. Tiga calon yang lolos itu akan dipilih pada pertemuan musim semi Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington, AS. **bari

BERITA TERKAIT

PRESIDEN RESMIKAN BANK WAKAF MIKRO

Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan nasabah Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, Selasa…

Presiden Jokowi Berdiskusi Dengan Gus Sholah di Ruang Bersejarah

Presiden Jokowi Berdiskusi Dengan Gus Sholah di Ruang Bersejarah NERACA Jombang - Presiden Jokowi bertemu dan berdiskusi 4 mata dengan…

Bank Muamalat Kerjasama Remitansi dengan Al Rajhi Bank Malaysia

      NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Al Rajhi Bank Malaysia menandatangani perjanjian kerjasama…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kominfo Blokir Ratusan Aplikasi Fintech Ilegal

      NERACA   Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komifo) kembali memblokir ratusan aplikasi dan situs perusahaan teknologi…

Digital Perbankan Lebih Dari Sekedar Aplikasi

      NERACA   Jakarta - Executive Director Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia Leonardo Koesmanto mengatakan…

Bank Mantap Incar Kredit Tumbuh 40%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mantap mengincar pertumbuhan kredit sampai 40 persen sepanjang 2019, menyusul peningkatan kemampuan…