Kredit Untuk Petani Perlu Diseleksi

Manado--Bank Indonesia(BI) Manado melakukan kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Sulawesi Utara(Sulut) guna melakukan seleksi petani yang layak dibiayai perbankan. Salah satu kendala kecilnya pembiayaan langsung ke petani, karena ternyata sudah banyak petani yang mendapat kredit bank sebelumnya, nah ini yang akan kita teliti," kata Pemimpin BI Manado, Ramlan Ginting di Manado, Selasa.

Menurut Ramlan, dengan diketahui mana petani yang belum dan mana yang sudah mendapat kredit, bank diharapkan dapat menyalurkan pembiayaan tepat sasaran. Petani yang sudah mendapatkan kredit, lanjutnya, bukan berarti tidak diberi peluang kembali mendapatkan pembiayaan perbankan, namun keputusannya tergantung dari masing-masing bank. "Kalau memang ada petani yang meski sudah terima kredit bank, tetapi masih kekurangan modal berkat ekspansi usaha tani yang dilakukan, maka ini tidak jadi masalah bagi bank," tambahnya.

Yang dihindarkan perbankan, menurut Ramlan, adalah petani yang sudah mendapatkan kredit tetapi tidak menggunakan sebagaimana mestinya, artinya usaha pertaniannya tidak nampak. Dikatakannya, bank pasti akan menyalurkan kredit kepada petani yang benar-benar petani apalagi ditandai peningkatan produksi pertanian mereka atau ada potensi berkembang.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Johanis Panelewen mengatakan, masih banyak petani di daerah ini yang layak menerima bantuan permodalan. "Memang ada yang jelek, tetapi masih lebih banyak yang bagus dan mampu menunjukkan eksistensi mereka sebagai petani, buktinya ketahanan pangan daerah ini mampu terjaga, beberapa komoditas bahkan menunjukkan peningkatan produksi dari waktu ke waktu," kata Johanis. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik - Menteri LHK

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik Menteri LHK NERACA Karuizawa, Jepang - Penanganan sampah plastik laut akan…

Mungkinkan PBI untuk UMKM Dinaikkan?

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) seperti Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) atau Baitulmaal…

Menteri LHK: Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup G-20 di Jepang Positif untuk Penanganan Sampah Plastik

Menteri LHK: Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup G-20 di Jepang Positif untuk Penanganan Sampah Plastik NERACA Karuizawa, Jepang - Penanganan sampah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Lembaga kajian ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga…

OJK Revisi Target Pertumbuhan Kredit Bank

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi ke bawah target pertumbuhan kredit perbankan menjadi 9 persen…

Sequis Luncurkan Produk Asuransi dengan Perlindungan Hingga Rp90 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sequis Life meluncurkan produk asuransi kesehatan dengan perlindungan hingga Rp 90…