PG Aset Managemen Rilis Produk Indeks Bisnis 27

Anak usaha PT Panca Global Securities Tbk (PEGE), PT PG Asset Management pada April 2012 mendatang berencana akan merilis produk reksa dana indeks berbasis portofolio saham Bisnis 27.

Chief Investment Officer PG Asset Management Achfas Achsien menjelaskan dalam memasarkan produk ini, perseroan akan menggandeng bank-bank yang sudah sering digunakan masyarakat, antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). “Rencananya produk ini diharapkan setelah memperoleh izin Bapepam-LK dapat dikeluarkan pada April 2012 mendatang,” katanya di Jakarta, Senin (27/2).

Dia menambahkan dari produk ini pihaknya berharap dapat mengelola dana mencapai Rp200 miliar- Rp300 miliar, di mana untuk investasi produk tersebut dipatok minimal senilai Rp250 ribu.“Kami optimistis target tersebut bisa tercapai, karena konsep yang kita buat go ritel,” ulasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

PTBA Berharap Masuk Daftar Indeks MSCI - Market Cap Tumbuh Besar

NERACA Jakarta – Kembali boomingnya bisnis pertambangan batu bara, diharapkan membawa dampak pada pertumbuhan bisnis dan kinerja PT Bukit Asam…

Sinarmas AM Targetkan Dana Kelola Rp 500 Miliar - Terbitkan Produk ETF Pertama

NERACA Jakarta – Ramaikan produk Exchanged Traded Fund (ETF) di pasar modal, PT Sinarmas Asset Management menerbitkan reksa dana indeks…

Taiwan Pamerkan Produk Unggulannya di Indonesia - Taiwan Excellence Day

      NERACA   Jakarta – Taiwan External and Trade Development Council (Taitra) menyelenggarakan Taiwan Excellence Day atau pameran…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…