6 Juta UMKM Jateng Tak Bankable

NERACA

Jakarta---Pengusaha kecil sebanyak 7.800.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di Jawa Tengah, ternyata cuma 1.313.529 UMKM atau 16,84% yang bisa mengakses kredit dari bank (Bankable). Sedangkan sisanya yang berjumlah 6.486.471 UMKM atau 83,16 persen masih non Bankable. "Pemerintah seharusnya memberikan bantuan bergulir dan pelatihan manajemen pada UMKM yang ada," kata anggota Komisi B DPRD provinsi Jawa Tengah, Hadi Santoso di Semarang, Selasa (28/2)

Selain itu, pemerintah juga bisa mempermudah akses UMKM untuk mendapatkan bantuan pinjaman dari Bank seperti yang sudah tertera dalam Perda no 2 Tahun 2012 Tanggal 24 Januari 2012, yaitu tentang Pedoman Pengelolaan Koperasi yang sangat tegas mengamanahkan Pada Pasal 22 huruf a. bahwa untuk memfasilitasi akses permodalan bagi UMKM dilakukan dengan membentuk Badan Layanan Umum Daerah dan Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD). "Jika PPKD terbentuk, nantinya diharapkan bisa mempermudah akses UMKM non Bankable untuk mendapatkan pinjaman kredit dari bank", tambah Hadi.

Sementara itu, sampai dengan akhir 2011 penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mampu menguatkan UMKM di bidang permodalan yaitu mencapai Rp.7,305 triliun yang mencakup 1,209 juta pelaku UMKM. **cahyo

BERITA TERKAIT

Dukung Pengembangan UMKM - Astra Boyong 40 UMKM Binaan Ramaikan Jakarta Fair

Komitmen PT Astra Internasional Tbk mengembangkan dan memajukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), tidak hanya sebatas berupa pendampingan…

Gelar Go Public - Sinarmas MSIG Life Lepas 420 Juta Saham

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kondisi pasar modal yang masih kondusif, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk sebagai perusahaan yang bergerak…

Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Melek Internet

      NERACA   Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menargetkan sebanyak delapan juta pelaku usaha mikro, kecil,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pangkas Biaya Transfer Kliring Jadi Rp3.500/Transaksi

NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) memangkas biaya transfer yang dibebankan perbankan kepada nasabah melalui sistem kliring nasional menjadi…

Tantangan Pengelolaan Keuangan Negara Di Era Digital

      NERACA   Jakarta - Disrupsi teknologi di era digital telah memorak-porandakan tatanan dan model bisnis konvensional yang…

BNI Salurkan KUR Rp245 Miliar di Empat Provinsi

  NERACA   Manado - Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Negara Indonesia (BNI) Manado mencapai Rp 245,42 miliar…