Pertumbuhan Kredit BTPN Hingga Rp30 T

NERACA

Jakarta---- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menegaskan pihaknya mampu menggenjot pertumbuhan kredit sebesar Rp30,3 triliun atau sekitar 30% pada 2011. “Akibatnya, kami merasakan pertumbuhan kredit 2011 sebesar 30% mencapai Rp30,3 triliun atau lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar Rp23,3 triliun," kata Direktur Utama BTPN Jerry Ng kepada pers di Jakarta, Selasa

Menurut Jerry, pihaknya telah melayani 800 ribu nasabah selama 2011. Bahkan berhasil menjaring program daya dan telah melakukan pelatihan sebanyak 26 ribu kelas. "Ini konsekuensi logis dari kinerja baik tahun lalu, khususnya untuk tetap fokus pada program `Daya` bagi nasabah `mass market`," tambahnya

Lebih jauh kata Jerry, Daya merupakan program pemberdayaan mass market (segmen masyarakat berpenghasilan rendah dan segmen usaha mikro dan kecil) yang berkelanjutan dan terukur dengan tiga pilar dan diluncurkan sejak Juli 2011. Tiga pilar itu yakni daya sehat sejahtera, daya tumbuh usaha dan daya tumbuh komunitas.

Dia menyatakan, pertumbuhan kredit itu tetap diimbangi dengan azas kehati-hatian dan ini tercermin dalam rasio kredit bermasalah (NPL) "gross" sebesar 0,7%. "Ini turun dibanding tahun sebelumnya sebesar 1,1 persen," katanya.

Kemudian, lanjutnya, pihaknya juga berhasil mengelola dana pihak ketiga 2011 sebesar Rp35,6 triliun atau tumbuh 40 persen dibanding 2010 sebesar Rp25,5 triliun. Oleh karena itu, tegasnya, pihaknya optimis untuk tetap mengembangkan bisnis di segmen mass market karena rasio kecukupan modal (CAR) perseroan solid pada akhir 2011 sebesar 20,5%. "Aset kami di 2011 Rp46,7 triliun atau tumbuh 35 persen dibanding 2010 sebesar Rp34,5 triliun.

Hingga saat ini, BTPN telah melayani lebih dari satu juta nasabah dan memiliki 1.200 jaringan kantor di seluruh Indonesia. **cahyo

BERITA TERKAIT

Negara Berkembang Paling Pesat Pertumbuhan Belanja Online

    NERACA   Jakarta - Survei terbaru Mastercard menyebutkan, pertumbuhan aktivitas belanja melalui gawai (smartphone) atau "mobile shopping" berkembang…

Pemerintah Diminta Waspadai Ketidakpastian 2018 - MESKI PERTUMBUHAN EKONOMI 3 TAHUN TERAKHIR POSITIF

Jakarta-Meski pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren cukup positif, pemerintahan Jokowi-JK tetap harus fokus terus membenahi masalah ketimpangan…

OCBC NISP Yakin Pertumbuhan Kredit Dua Digit

  NERACA   Jakarta - PT OCBC NISP Tbk meyakini penyaluran kredit akan membaik pada triwulan IV/2017 sehingga mampu mencapai…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah usai melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Oktober 2017.…

Sinarmas MSIG Life Luncurkan 4 Produk Bancassurance - Gandeng Bank BJB

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) dan Bank BJB, berkolaborasi meluncurkan…

BTN Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik Indonesia

      NERACA   Jakarta - Setelah berhasil meraih beragam penghargaan atas kinerjanya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.…