Laba HSBC Indonesia Capai USD259 Juta

NERACA

Jakarta-- HSBC Indonesia sukses membukukan laba sebelum pajak pada 2011 sebesar USD259 juta, ada peningkatan laba sebesar 18% dibandingkan 2010. Apalagi HSBC memiliki investasi di Bank Ekonomi Raharja. “ Bersama dengan investasi kami di PT Bank Ekonomi Raharja Tbk, kami mencapai pertumbuhan laba yang sehat dengan memfokuskan kepada prinsip bisnis yang mencakup diversifikasi pendapatan, manajemen risiko serta pengendalian biaya," kata Country Manager HSBC (designate) Indonesia, Alan Richards di Jakarta,28/2

Alan menambah pasar di Indonesia tetap prospektif. Karena didukung fondasi ekonomi yang kuat dengan pencapaian pertumbuhan GDP tertinggi dalam kurun waktu 15 tahun di 2011. HSBC telah beroperasi di Indonesia sejak 1884 dan saat ini melayani nasabahnya melalui 52 cabang, termasuk di antaranya lima cabang HSBC Amanah, di enam kota besar di Indonesia.

Dengan dukungan lebih dari 3.000 karyawannya, saat ini HSBC Indonesia telah berkembang menjadi bank asing yang menawarkan layanan perbankan untuk nasabah perorangan dan wealth management, perbankan untuk korporasi dan institusi, treasury dan capital market, serta layanan perbankan syariah.

HSBC Asia Pasifik telah mengumumkan laba sebelum pajak sebesar USD13,3 miliar untuk 2011, naik sebesar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Asia Pasifik tetap memberi kontribusi penting terhadap kinerja Grup HSBC secara global, dengan menyumbang 61 persen dari laba sebelum pajak Grup secara keseluruhan.

Kinerja keuangan HSBC di Asia Pasifik didorong oleh semakin meningkatnya diversifikasi atas sumber pendapatan dari unit-unit bisnis di seluruh wilayah Asia Pasifik. Hong Kong membukukan laba sebelum pajak sebesar USD5,8 miliar, dibandingkan dengan USD5,7 miliar di 2010, yang mencatat kenaikan sebesar 2%. **cahyo

BERITA TERKAIT

Aksi Nyata Indonesia Mendukung Palestina

  Oleh: Agung Widjayanto, Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin Konflik Israel – Palestina atau bagian dari konflik Arab -…

Sinergi Indonesia-Korea Tingkatkan Inovasi UKM

Sinergi Indonesia-Korea Tingkatkan Inovasi UKM NERACA Jakarta - Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Makro Hasan Jauhari mengungkapkan…

Investor Asing Masih Percaya Indonesia - Laris Manis Komodo Bond

NERACA Jakarta- Ludesnya penawaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Komodo Bond di Londo Stock Exchange, menunjukkan kepercayaan pelaku pasar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…