Fasilitas Olah Raga di Palembang Jangan Terbengkalai - Usai Asian Games

Kepala Dinas Pariwista Kota Palembang, Isnaini Madani, tidak ingin fasilitas olahraga di Jakabaring Sport City (JSC) terbengkalai usai Asian Games 2018. Isnaini mengatakan pihaknya sudah menawarkan usulan kerja sama ke pemerintah provinsi agar JSC bisa dijadikan tempat wisata olahraga bagi turis asing atau lokal. Ia berniat menjadikan JSC sebagai salah satu paket tujuan wisata kota Palembang.

"Ini supaya JSC tidak jadi kandang kambing dan berakhir miris, saya usulkan ide kerja sama dengan pemerintah provinsi. Hal ini agar di hari kunjungan orang ke Palembang, diajak ke JSC untuk wisata olahraga. Mereka bisa belanja cinderamata berkaitan olahraga, ataupun yang khas Palembang," kata Isnaini dikutip dari CNNIndonesia.com.

"Misalnya ke venue menembak, bisa saja (turis) latihan di sana. Tentunya didampingi pelatih dari cabang olahraga terkait, begitu juga di panahan. Mereka [turis] dicoba merasakan latihan memanah di situ di jarak pendek 50 meter dengan busur standar dan lengkap dengan peralatan tanding," lanjutnya.

Lebih lanjut, Isnaini mengharapkan ide tersebut bisa disambut baik pemerintah provinsi Palembang. Ia juga bakal memasang tarif yang sesuai dengan kantong para pelancong yang datang ke Palembang untuk wisata olahraga."Turis biasanya siap untuk mengeluarkan uang, tapi tentu tidak terlalu mahal juga ya," ucap Isnaini.

Selama Asian Games 2018, Isnaini mengatakan sektor pariwisata Palembang mengalami peningkatan.Namun, ia belum bisa mengukur itu dalam angka atau dengan kata lain secara kuantitatif."Tapi tentu [kota Palembang] sangat ramai ya, tentu saja. Malah bukan hanya turis dari Asia, tapi juga dari Inggris, Jerman, Amerika yang memanfaatkan momentum Asian Games. Untuk destinasi yang sangat ramai dikunjungi itu ke Pulau Kemaro, Al-Qur'an Akbar, Kampung Arab, Plaza BKB (Benteng Kuto Besak) dan sekitarnya, Jembatan Ampera," ujar Isnaini.

"Kuliner juga mereka kunjungi seperti lorong basah, pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman. Akan tetapi untuk mendapatkan data dalam bentuk angka soal peningkatan ini agak susah, biasanya kami dapatkan setiap akhir tahun," lanjutnya.

Sebelumnya, Penyelenggaraan Asian Games 2018 memiliki dampak kepada pariwisata kota Palembang, seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani.

"Asian Games bukan tujuan tetapi alat untuk mencapai tujuan, di mana tujuan kami adalah lebih banyak lagi turis yang datang ke Palembang. Karena dengan momentum Asian Games, seluruh dunia akan mengenal Palembang khususnya masyarakat Asia," kata Isnaini.

Selain Jakarta, Palembang menjadi salah satu kota utama diselenggarakannya Asian Games 2018 sepanjang 18 Agustus sampai 2 September mendatang. Bagi yang berencana mendukung tim nasional di Palembang, berikut ini empat destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi:

1. Jakabaring Sport City (JSC)

Sejak direnovasi untuk Asian Games 2018, komplek olahraga JSC menjadi semakin menarik untuk dikunjungi turis lokal maupun mancanegara.Selain venue olahraga di sana juga dibuat banyak taman dan danau buatan. Selain itu, ada juga Bowling Center yang rencananya akan dibuka untuk umum pasca Asian Games 2018. Para pengunjung dapat ke JSC dengan menggunakan trasnportasi umum baru kota Palembang yakni Kereta Api Ringan alias LRT. LRT Palembang yang terdiri dari 13 stasiun menghubungkan langsung antara Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dengan JSC.

2. Café de Burry Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Ini adalah kafe baru yang letaknya di halaman belakang Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, tepatnya di pusat kota Palembang yakni di Jalan Sultan Mahmud Badaruddini.Tempat makan dan minum ini merupakan inovasi sekaligus pelestarian kuliner makanan khas Palembang. Jajanan unik yang dijual di sana adalah Kopi Durian yang dihargai Rp20 ribu per gelas.

3. Pulau Kemaro

Pulau Kemaro berada di delta Sungai Musi. Untuk berkunjung ke sana, turis harus menyewa perahu dengan harga sekitar Rp150 ribu yang dapat menampung kurang lebih sepuluh orang dewasa. Di pulau itu terdapat sebuah kelenteng besar untuk mengenang legenda pasangan saudagar China Tan Bun An dan putri Raja Palembang bernama Siti Fatimah. Pasangan suami istri tersebut tenggelam di perairan Musi dekat Pulau Kemaro akibat mencari tujuh buah guci.

4. Kampung Pempek

Kampung ini terletak di Jalan Mujahiddin 26 Ilir. Tempat ini menjadi tempat favorit bagi pelancong untuk membeli oleh-oleh khas Palembang, yakni pempek. Harga pempek yang merupakan makanan khas kota Palembang di sini cukup murah yakni di kisaran Rp1.000 sampai Rp2.500 rupiah. Jenisnya pun beragam, mulai dari pempek kulit, pempek lenjer hingga pempek kapal selam

BERITA TERKAIT

Asian Para Games 2018: Ajang Bergengsi Para Difabel

    Oleh : Afrizal Adam, Peneliti di Nusantara Research Satu lagi perhelatan besar se-Asia dilaksanakan di Indonesia. Kali ini…

BRI DUKUNG ASIAN PARA GAMES 2018

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kanan) bersama Direktur Konsumer Bank BRI Handayani (kedua kanan), Chief Executive Indonesia Asian Para…

Pemkot Palembang Petakan Lokasi Pengembangan Kota Baru

Pemkot Palembang Petakan Lokasi Pengembangan Kota Baru NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memetakan tiga lokasi untuk pengembangan kota…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Kemenpar Perluas Pasar Wisata Lewat Pameran di Luar Negeri

Kementerian Pariwisata serius menggarap potensi MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), salah satunya dengan mengikuti pameran Incentive Travel & Convention,…

Pariwisata NTB Dipastikan Segera Pulih

Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan segera pulih karena proses pemulihannya berjalan sesuai rencana yang dikawal langsung oleh dua Menteri…

Desa Wisata di Tobasa Siap Sambut Pengunjung

Jalan-jalan ke Danau Toba, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi desa adat, salah satunya Desa Wisata Meat, Kecamatan Tampahan di…