BNI Hongkong Salurkan Kredit US$10 Juta ke Million Win Holding

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, melalui kantor cabangnya di Hong Kong, merealisasikan dukungan pembiayaan sebesar 10 juta dolar AS kepada Million Win Holding Limited Hong Kong. Penyaluran kredit kepada perusahaan yang merupakan grup dari PT Marchingway Abadi, perusahaan penghasil pulp & paper asal Indonesia, dilaksanakan pada Selasa (28/8), kata Direktur Bisnis Tresuri & Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (30/8).

Disebutkan, keberadaan kantor cabang BNI di luar negeri merupakan salah satu keunggulan BNI untuk mendukung nasabahnya memasuki pasar global. Dengan keberadaan kantor cabang di Hong Kong, Singapura, Seoul, Tokyo, London, New York, yang merupakan pusat keuangan dunia, BNI dapat menjembatani kepentingan nasabahnya untuk melakukan transaksi dengan mitranya di luar negeri.

"Pembiayaan terhadap Million Win Holding Ltd ini merupakan salah satu wujud komitmen BNI dalam menjembatani nasabahnya sehingga mudah masuk ke pasar Hong Kong," katanya. Ia juga mengatakan, pemberian pembiayaan ini sejalan dengan komitmen BNI untuk mendukung perusahaan-perusahaan dalam negeri yang berbasis ekspor untuk lebih berkembang di pasar internasional.

Menurut dia, BNI Hong Kong secara khusus membantu perusahaan tersebut untuk memasok bahan bakunya, untuk selanjutnya diolah di pabrik pengolahan kertasnya yang terletak di Nganjuk, Jawa Timur, dan kemudian hasil produksinya selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri juga diekspor. Sebagai upaya mengoptimalkan penetrasi usaha ke pasar global, katanya, BNI Hong Kong juga membidik perusaahaan potensial Hong Kong yang merupakan importir produk-produk dari Indonesia, untuk mendukung ekspor Indonesia.

Hal ini secara tidak langsung akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui peningkatan ekspor dan sesuai dengan tag line bisnis BNI di luar negeri, yaitu `bridging Indonesia and the world'. PT Marchingway Abadi merupakan grup usaha yang memproduksi beragam produk kertas, di antaranya duplex, kraft/medium liner, core board, inside board, kertas tisu, dan wrapping paper yang berasal dari daur ulang kertas bekas dengan kualitas terbaik.

Selain melayani permintaan dari dalam negeri, perusahaan tersebut juga mengekspor produknya ke berbagai negara, di antaranya Singapura dan Hong Kong dengan total nilai ekspor mencapai 5 juta dolar AS per bulan.

BERITA TERKAIT

Lepas 800 Juta Saham Baru - Inocycle Targetkan Penjualan Tumbuh 40%

NERACA Jakarta – Rencanakan go publik, PT Inocycle Technology Group Tbk terus pacu ekspansi bisnis dengan membuka pabrik baru. Dimana…

Peduli Korban Banjir di Sultra - Kementerian Pertanian Salurkan Bantuan Rp 15 Miliar

Musibah banjir yang terjadi di provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi derita bagi bangsa Indonesia, maka berangkat dari upaya meringankan beban…

Perang Dagang Diyakini Tak Gerus Pertumbuhan Kredit

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini peningkatan perang dagang antara Amerika Serikat (AS)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Lembaga kajian ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga…

OJK Revisi Target Pertumbuhan Kredit Bank

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merevisi ke bawah target pertumbuhan kredit perbankan menjadi 9 persen…

Sequis Luncurkan Produk Asuransi dengan Perlindungan Hingga Rp90 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sequis Life meluncurkan produk asuransi kesehatan dengan perlindungan hingga Rp 90…