Bank Kesejahteraan Siap Lepas 30% Saham Ke Publik

PT Bank Kesejahteraan Ekonomi berniat untuk menerbitkan saham perdana (Initial Public Offering) pada awal tahun 2013. Permodalan dari pasar modal dibutuhkan untuk mendukung ekspansi kredit perseroan. "Kita penjajakan IPO. Kita sedang hitung-hitung di 2012 ini. Kami masih pelajari," kata Direktur Bank Kesejahteraan, RM Yunianto Budi Sudarmodjo di Jakarta, Senin (27/2).

Rencananya, kisaran saham yang akan dijual 30% dari total modal disetor dan ditempatkan. IPO sendiri perseroan baru terlaksana pada awal tahun depan. Dana IPO digunakan untuk kebutuhan permodalan yang terus meningkat.

Tahun ini saja perseroan rencana menambah modal sekitar Rp 80 miliar."Kita akan tambah modal dan menjadikan CAR 12% dari posisi saat ini 10,8%. Maka akan ada penambahan modal, dan disetujui dalam RUPS serta pemegang saham akan setor,"ungkapnya.

Dia menuturkan, perhitungannya pada tiap CAR turun 1%, perseroan membutuhkan Rp 15 miliar. Maka kalau 2% jadi Rp 30 miliar. Dengan ekspansi, ada ATMR Rp 125 miliar. Maka modal yang dibutuhkan 2012 sekitar Rp 80 miliar.

Selain itu, perseroan mencatat penyaluran kredit Rp Rp 1,919 triliun pada tahun buku 2011 naik dari periode sebelumnya Rp 1,6 triliun. Total aset dan dana pihak ketiga juga naik menjadi masing-masing Rp 2,54 triliun dan Rp 2,155 triliun. "Kredit kita naik. Dan bank kami adalah unik karena 98% bentuknya angsuran. Dengan omset Rp 1,1 triliun, secara bulanan ada angsuran dari nasabah masuk Rp 70 miliar. Kalau ga angsuran, aset kita lebih dari Rp 5 triliun,"jelasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Sikapi Penurunan Harga Tiket - Performance Saham Garuda Ikut Terkoreksi

NERACA Jakarta – Kebijakan maskapai Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20% menuai…

Bank Kalbar Buka 6 Kantor Cabang

      NERACA   Pontianak - Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan enam kantor Bank Kalbar, yang tersebar di…

Survei LSI: Delapan Persen Publik Tidak Tahu KPK

Survei LSI: Delapan Persen Publik Tidak Tahu KPK NERACA Jakarta - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) tentang sektor privat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…