BNI Capai Laba Rp 5,7 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatatkan laba bersih Rp 5,7 triliun pada 2011 (unaudited). Bahkan laba bersih ini tumbuh sekitar 28% dari perolehan laba di 2010 yang hanya sebesar Rp 4,10 triliun.

Berdasarkan data laporan perbankan di situs resmi Bank Indonesia (BI), Senin (27/2/2012), perseroan hanya mampu menumbuhkan pendapatan bunga bersih hingga 7,6% menjadi Rp 12,34 triliun di akhir 2011, dari sebelumnya Rp 11,39 triliun.

Total aset BNI per akhir 2011 mencapai Rp 289,45 triliun naik tipis dari akhir 2010 yang mencapai sebesar Rp 241,40 triliun. Sementara itu, total kredit yang disalurkan BNI mencapai Rp 158,16 triliun atau tumbuh 15% lebih tinggi dibandingkan penyaluran kredit di 2010 yang sebesar Rp 133,22 triliun.

BNI mencatatkan pendapatan operasional selain bunga di 2011 mencapai Rp 6,56 triliun lebih tinggi dari tahun 2010 yang sebesar Rp 4,53 triliun. Sedangkan laba operasi BNI menanjak menjadi Rp 6,96 triliun di 2011, naik cukup tinggi dari laba operasi tahun 2010 lalu sebanyak Rp 5,68 triliun.

BNI sendiri sebelumnya mengumumkan laba tumbuh 37% menjadi Rp 4,06 triliun di triwulan III-2011, dibandingkan perolehan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 2,95 triliun. Laba itu tumbuh akibat naiknya pendapatan bunga dan non bunga. **cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Ribuan Bisnis UKM Siap Terbitkan Saham di Santara

    NERACA   Jakarta - Setelah mendapatkan izin resmi OJK, Santara platform layanan urun dana siap meluncurkan portfolio bisnis…

Mas Coin Tawarkan Lima Kelebihan Token Utilitas

NERACA Jakarta - Mas Coin, token utilitas hasil kerja sama antara perusahaan penerbit mata uang, Black G dan exchange Latoken…

Bithumb Global Umumkan Generasi Terbaru Pertukaran Aset Digital

  NERACA Jakarta - Bithumb Global, platform global untuk Bithumb Korea – Korea Selatan top pertukaran aset digital, mengumumkan fitur…