DPK Bank Kesejahteraan Capai Rp2,1 Triliun

NERACA

Jakarta--- PT Bank Kesejahteraan Ekonomi mengungkapkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di 2011 mencapai Rp2,155 triliun dari 2010 yang hanya sebesar Rp1,84 triliun. Sementara total aset Bank Kesejahteraan sendiri di 2011 mencapai Rp2,546 triliun dari 2010 sebesar Rp2,08 triliun.

Yang jelas laba bersihnya mencapai Rp44 miliar di 2011 atau meningkat dibandingkan 2010 yang sebesar Rp35,8 miliar. “Terjadi peningkatan laba pada 2011 yang mencapai Rp44 miliar. Cukup significant,” kata Direktur Utama PT Bank Kesejahteraan Yunianto Budisudarmodji di Jakarta,27/2

Namun untuk penyaluran kredit, kata Yunianto, perseroan mengalami sedikit penurunan. “Untuk total kredit yang disalurkan di 2011 adalah sebesar Rp1,91 triliun, di mana jumlah tersebut menurun dibandingkan kredit tahun lalu yang mencapai Rp1,94 triliun,” tambahnya

Menurut Yunianto, Dalam penyaluran kredit ini, sebanyak 97% disalurkan perusahaan kepada koperasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sedangkan untuk rasio keuangannya rasio kecukupan modal (CAR) di 2011 mencapai 10,87%, ROA 2,59%, ROE 22,10%, NIM 6,85%, BOPO 82,74% dan LDR sebesar 89,06%

Oleh sebab itu, Bank Kesejahteraan menargetkan hingga tahun 2010 bisa menggandeng 2.500 KPRI. Dengankondisi ini, diharapkan laba bersih akan meningkat hingga 23% dari laba bersih saat ini sebesar Rp17,59 miliar. “ Kita berharap ada peningkatan laba lebih besar lagi,”ucapnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

Bank Kalbar Buka 6 Kantor Cabang

      NERACA   Pontianak - Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan enam kantor Bank Kalbar, yang tersebar di…

Pemerintah Bantah Anggaran Bocor Rp392 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan, keberhasilan dalam mengidentifikasi pos…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…